Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEAMANAN siber semakin menjadi isu penting bagi perusahaan dan pemerintah di tengah perkembangan teknologi yang pesat.
Menurut laporan CyberArk 2024 Threat Landscape, sebanyak 95% organisasi di kawasan Asia-Pasifik dan Jepang mengalami kebocoran data identitas lebih dari dua kali dalam satu tahun terakhir.
Dengan ancaman siber yang semakin kompleks, 2025 diperkirakan menjadi momen krusial bagi keamanan digital global.
Vice-President of Solution Engineers untuk Asia Pasifik dan Jepang, CyberArk Jeffrey Kok menjelaskan bahwa serangan siber telah berkembang secara signifikan.
"Perusahaan perlu menyesuaikan strategi mereka dengan mengutamakan keamanan identitas. Langkah proaktif ini akan membantu menghadapi ancaman yang terus berevolusi," ungkapnya.
Dalam lanskap yang semakin dinamis ini, langkah mitigasi harus melibatkan integrasi teknologi yang lebih canggih.
CyberArk memaparkan tujuh prediksi yang dapat membantu organisasi menghadapi ancaman baru, termasuk meningkatnya serangan terhadap AI, kebutuhan akan manajemen identitas mesin yang lebih baik, dan kesiapan menghadapi era pasca-kuantum.
Dengan meningkatnya adopsi AI pada perangkat sehari-hari, serangan pada sistem ini diperkirakan akan menjadi lebih canggih.
"Melindungi infrastruktur AI adalah prioritas karena teknologi ini kini menjadi bagian dari operasional inti organisasi," ungkap Jeffrey.
Selain itu, CyberArk juga menyoroti pentingnya pengelolaan identitas mesin yang semakin mendominasi sistem cloud-native dan pengembangan perangkat lunak.
Ketergantungan pada sertifikat digital yang lebih singkat, seperti yang diterapkan oleh Apple dan Google, memerlukan otomatisasi agar risiko gangguan dapat diminimalkan.
Jeffrey menegaskan organisasi harus memastikan kontinuitas operasional mereka melalui solusi otomatisasi ini.
Prediksi ini menggarisbawahi kebutuhan untuk mengutamakan keamanan siber dalam perencanaan strategis organisasi. Dengan berinvestasi pada teknologi inovatif dan mengembangkan kerangka kerja yang adaptif, organisasi dapat melindungi data mereka dan tetap relevan di tengah tantangan era digital. (Z-1)
Pada 2026, kemajuan Large Language Models (LLM) tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga memperluas peluang bagi aktor ancaman.
Ancaman kejahatan digital di Indonesia diperkirakan akan meningkat signifikan sepanjang 2025. Keamanan siber nasional membutuhkan perhatian serius.
Milipol Paris 2025 menegaskan lonjakan permintaan sistem keamanan global di tengah meningkatnya ancaman siber, terorisme, dan ketegangan geopolitik.
Ransomware-as-a-service kini menjadi model bisnis baru di dunia kejahatan digital.
GP Ansor melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga ruang digital dan siber
Tim Riset Global Kaspersky menemukan bukti keterkaitan Memento Labs dengan kampanye spionase siber ForumTroll yang memanfaatkan celah zero-day di Google Chrome.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved