Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
FOTO-foto terbaru menunjukkan bintang mati yang membentuk "Guitar Nebula" menembakkan jet energi epik seperti semburan api yang berputar di sepanjang salah satu jalur magnetik galaksi kita. NASA mengungkapkan bahwa jet kosmik ini, yang mengandung partikel antimateri yang diciptakan dari energi murni, membantu para ilmuwan memahami lebih banyak tentang ruang di antara bintang-bintang.
Guitar Nebula, awan hidrogen raksasa sejauh 6.500 tahun cahaya dari Bumi di galaksi Bima Sakti, terbentuk dari runtuhnya pulsar B2224+65a, bintang neutron yang berputar cepat. Nebula ini berbentuk seperti "bow wave," material yang terlempar oleh angin bintang saat pulsar bergerak melalui ruang, menyerupai gelombang air di depan kapal. Dari Bumi, bentuknya menyerupai gitar akustik, tetapi sebenarnya adalah massa kacau yang mengalir di belakang bintang mati.
Ditemukan pertama kali pada tahun 1993, pulsar ini berputar dengan kecepatan sekitar 5,76 juta km/jam dan memancarkan jet energi sepanjang 2 tahun cahaya (19 triliun km). Jet ini keluar secara tegak lurus dari Guitar Nebula, tampak seperti semburan api dari kepala gitar.
Gambar terbaru dirilis pada 20 November, merupakan komposit dari observasi Palomar Observatory di California (cahaya tampak biru) dan Chandra X-ray Observatory (sinar-X merah). Video timelapse dari Chandra menunjukkan perubahan bentuk jet dari tahun 2000 hingga 2021, meskipun Guitar Nebula terlihat tidak berubah.
Jet pulsar dihasilkan dari kombinasi putaran cepat bintang mati dan medan magnet yang sangat kuat, ribuan kali lebih kuat dari medan magnet Bumi. Faktor-faktor ini mempercepat partikel dan memancarkannya sepanjang kutub magnetik bintang, menghasilkan sinar-X.
Energi jet ini sangat tinggi sehingga sebagian radiasi berubah menjadi materi, menciptakan pasangan elektron dan positron (antimateri elektron). Pasangan partikel ini dapat hancur melalui proses annihilation dan kembali menjadi energi.
Penelitian terbaru juga mengungkapkan bahwa perubahan di medium antarbintang, yang memengaruhi bentuk Guitar Nebula, juga memengaruhi intensitas jet pulsar. Studi lebih lanjut diharapkan memberikan wawasan baru tentang medium misterius yang mengisi galaksi kita. (Live Science/Z-3)
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Para astronom tengah menyoroti sebuah peristiwa di alam semesta yang diduga sebagai superkilonova, jenis ledakan kosmik yang selama ini hanya ada dalam teori.
Ini adalah pertama kalinya para ilmuwan melihat CME dengan variasi suhu seperti itu pada bintang muda yang mirip Matahari. Temuan ini dianggap penting karena menunjukkan bahwa aktivitas
Dengan melatih kecerdasan buatan untuk memahami evolusi ledakan supernova dan menggabungkan wawasan tersebut dengan model fisika besar
Hambatan terbesar dalam mewujudkan perjalanan antarbintang ternyata bukan terletak pada kapal, mesin, ataupun bahan bakar.
Planet Jupiter dan Venus akan tampil dalam pertunjukan cahaya sebelum fajar, dan kali ini, pertunjukan itu akan ditemani oleh sang bintang paling terang: Sirius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved