Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GAMBAR dari Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA/ESA ini menampilkan galaksi spiral IC 4709 yang terletak sekitar 240 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi bintang selatan Telescopium.
Hubble dengan indah menangkap halo samar dan cakram berputar yang dipenuhi bintang serta pita debu. Bagian paling mencolok mungkin adalah wilayah kompak di inti galaksi ini, yang menyimpan sebuah inti galaksi aktif (AGN).
Jika inti IC 4709 hanya diisi bintang, ia tidak akan secerah itu. Sebaliknya, inti galaksi ini menampung lubang hitam raksasa yang massanya 65 juta kali lebih besar dari Matahari kita.
Baca juga : Teleskop Hubble Mengungkap Kecepatan Pembentukan Bintang di Galaksi NGC 5668
Cakram gas berputar mengelilingi dan akhirnya masuk ke dalam lubang hitam ini, bertabrakan satu sama lain dan memanas saat berputar. Suhu yang sangat tinggi ini menghasilkan sejumlah besar radiasi elektromagnetik, mulai dari inframerah, cahaya tampak, hingga sinar ultraviolet dan sinar-X.
Pita debu gelap yang terlihat di pusat galaksi dalam gambar tersebut menyelimuti AGN di IC 4709, menghalangi emisi cahaya tampak dari inti itu sendiri. Namun, resolusi luar biasa Hubble memberikan astronom pemandangan rinci tentang interaksi antara AGN yang sangat kecil ini dengan galaksi induknya.
Hal ini penting untuk memahami lubang hitam supermasif di galaksi yang jauh lebih jauh dari IC 4709, di mana resolusi detail sekecil itu tidak mungkin tercapai.
Baca juga : Temuan Terbaru Teleskop James Webb Perkuat Harapan Adanya Kehidupan di Europa
Gambar ini menggabungkan data dari dua survei Hubble tentang AGN di galaksi terdekat yang pertama kali diidentifikasi oleh teleskop Swift NASA. Ada rencana untuk Swift mengumpulkan data baru tentang galaksi-galaksi ini.
Swift memiliki tiga teleskop multi-gelombang, mengumpulkan data dalam cahaya tampak, ultraviolet, sinar-X, dan sinar gamma. Komponen sinar-X-nya akan memungkinkan Swift secara langsung melihat sinar-X dari AGN di IC 4709 yang menembus debu penyelimutan.
Teleskop Euclid ESA, yang saat ini mensurvei alam semesta gelap dalam cahaya optik dan inframerah, juga akan mengambil gambar IC 4709 dan AGN lokal lainnya. Data mereka, bersama dengan data Hubble, memberikan astronom pandangan yang saling melengkapi di seluruh spektrum elektromagnetik.
Pandangan-pandangan ini sangat penting untuk sepenuhnya meneliti dan lebih memahami lubang hitam serta pengaruhnya terhadap galaksi induknya. (NASA/Z-3)
Berdasarkan model cosmology yang umum, semestinya tidak ada perbedaan di berbagai tempat dan tampak konsisten ke segala arah.
Para astronom menemukan “objek gelap” misterius yang diduga merupakan gumpalan murni materi gelap terkecil yang pernah diamati.
Dengan mengikuti cara galaksi-galaksi tersebut berkumpul selama miliaran tahun, para peneliti memperoleh pemahaman baru tentang bagaimana galaksi terhubung
Astronom telah merilis sebuah potret baru yang diperoleh melalui teleskop Hubble. Gambar tersebut menampilkan sebuah galaksi berkilauan yang dikenal dengan nama NGC 6000
Astronom ESA menemukan gelombang raksasa di Bima Sakti yang mendorong miliaran bintang.
Konsorsium Euclid ESA menciptakan simulasi alam semesta paling rinci, menampilkan 3,4 miliar galaksi dan 4 triliun partikel.
Teleskop raksasa Tiongkok ini akan ditempatkan di Kota Delingha, Provinsi Qinghai, pada ketinggian sekitar 4.800 meter di atas permukaan laut.
Asteroid KY26, target terbaru misi Hayabusa2, ternyata jauh lebih kecil dari perkiraan. Observasi teleskop dunia, termasuk Very Large Telescope (VLT) di Chile dengan dukungan radar.
Baru-baru ini, Teleskop Luar Angkasa Hubble berhasil menangkap gambar sebuah bintang yang meledak menjadi supernova, baik sebelum maupun sesudah.
TELESKOP Sinar-X Medan Lebar (WXT) milik Einstein Probe berhasil mendeteksi semburan sinar-X berenergi rendah
Proyek energi terbarukan AES Energy di Chile berisiko merusak pengamatan astronomi dari Teleskop Sangat Besar (VLT) di Observatorium Paranal, yang terletak di Gurun Atacama.
Astronaut NASA Suni Williams dan Nick Hague berhasil menyelesaikan misi luar angkasa yang kompleks dan bersejarah pada 16 Januari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved