Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GAYA hidup sehat dan teknologi kini bisa saling mendukung. Hal tersebut terlihat di jam tangan pintar keluaran Samsung, Galaxy Watch7 dengan sejumlah fitur yang bisa membantu gaya hidup sehat dan mengelola stres penggunanya.
Dilansir dari situs resmi Samsung, Kamis (5/9), Galaxy Watch7 bisa mengukur stres level pengguna berdasarkan Heart Rate (HR) dan Heart Rate Variability (HRV) yang dideteksi lebih akurat berkat 2nd Gen Bioactive Sensor. Penilaian stress level pengguna bisa diukur secara otomatis atau kapanpun pengguna membutuhkannya.
“Saat kita stres, tubuh akan melepaskan hormon-hormon seperti adrenalin dan kortisol yang membuat HR naik dan HRV turun dari biasanya. Nah, Galaxy Watch7 bisa mendeteksi pergerakan HR dan HRV ini dengan akurat untuk menghitung stress level pengguna. Sistem tracking ini bisa membantu pengguna untuk cari pemicu stres, lalu menemukan cara yang paling tepat dalam menguranginya,” kata Sports Medicine Expert dr. Andi Kurniawan, Sp.KO.
Baca juga : Obsesi Merapikan Rumah: Tren Estetika yang Memicu Stres dan Kelelahan Mental
Selain mengelola stres, Andi mengungkapkan, fitur Body Composition di Galaxy Watch7 juga bisa memantau persentase lemak tubuh, massa otot, dan berat badan secara akurat sehingga ia bisa mencapai kebugaran tubuh yang ideal tanpa merasa terbebani.
"Dengan informasi ini, kita dapat mempertimbangkan kombinasi latihan kardio dan strength training yang efektif untuk mempertahankan komposisi tubuh yang ideal,” ucap Andi.
Andi mengatakan kemampuan AI di Galaxy Watch7 bisa digunakan untuk menganalisis hasil monitoring tubuh setiap harinya dan memberi rekomendasi kegiatan yang diperbarui berdasarkan kondisi tubuh lewat Wellness Tips di Samsung Health.
Dengan berbagai fitur tersebut, Galaxy Watch7 dijual dengan harga mulai dari Rp4.499.000 untuk ukuran 40mm. Sedangkan ukuran 44mm dijual dengan harga mulai dari Rp4.999.000.(M-3)
MASALAH finansial yang memicu stres ternyata dapat merusak kesehatan jantung. Hal itu diungkapkan dalam studi yang dirilis oleh Mayo Clinic Proceedings.
Stres sebenarnya tidak selalu membawa dampak negatif. Dalam kadar tertentu, stres justru diperlukan untuk menjaga performa kerja agar tetap optimal.
Banyak pekerja tetap memaksakan diri menjalani aktivitas normal meski kondisi tubuh dan pikiran mereka sebenarnya sudah berada di bawah tekanan hebat.
Paparan berulang terhadap konten bencana, baik berupa gambar, video, maupun narasi emosional, dapat memicu respon stres yang serupa dengan mereka yang mengalami peristiwa tersebut.
Berikut 12 makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami, yang umumnya direkomendasikan dokter dan ahli gizi karena kandungan nutrisinya
Sekitar 85,1% responden mengaitkan stres dengan kesulitan dalam kesehatan usus, sementara kebiasaan makan yang tidak teratur juga turut memperburuk kondisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved