Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Perdagangan aset kripto jadi salah satu strategi pemerintah percepatan ekonomi digital Indonesia. Terlebih, Indonesia memiliki potensi besar dalam ekosistem aset digital.
Berdasarkan data Bappebti 2023 misalnya, tercatat adanya 18,51 juta investor aset kripto di Indonesia atau naik 9,8% sejak awal tahun. Transaksi aset kripto pun mencapai angka Rp149,25 triliun.
Bicara mengenai aset kripto, nyatanya tak hanya dapat digunakan untuk perdagangan aset kripto. Ada sejumlah aspek lain dalam konteks tokenomi.
Apa itu tokenomi? Tokenomi merupakan kombinasi kata token dan ekonomi. Ini merujuk pada ekosistem ekonomi yang diciptakan penggunaan token digital atau kripto atau aset digital yang diterbitkan dalam teknologi blockchain.
Token-token tersebut dapat mewakili berbagai aset atau utilitas dan digunakan dalam transaksi, investasi, ataupun sebagai insentif dalam berbagai aplikasi dan platform berbasis blockchain.
Tokenomi memainkan peran penting dalam mengatur dan memahami bagaimana nilai ditransfer dan dikelola dalam ekosistem digital.
Salah satu aset kripto yang digunakan untuk perdagangan aset kripto dan juga konteks tokenomi yakni kripto CoinEx Token (CET) dari CoinEx.
Kripto CET merupakan native crypto dari crypto exchange CoinEx yang pertama kali diluncurkan pada Januari 2018. Awalnya, CET diterbitkan berdasarkan standar ERC-20 blockchain Ethereum, lalu hijrah ke blockchain tersendiri, yakni CoinEx Smart Chain (CSC).
CEO CoinEx Haipo Yang dalam pemaparannya kepada media, Selasa (6/8), mengatakan setiap pemegang kripto CET bisa menggunakannya dalam beragam skenario dan kebutuhan.
“Salah satunya kripto CET dapat digunakan untuk membayar biaya trading di CoinEx dengan nilai sama untuk pengurangan biaya. Pemegang CET juga bisa melakukan staking untuk mendapatkan keanggotaan VIP dan menikmati hadiah tertentu, percepatan penarikan, dan layanan pelanggan eksklusif."
"Pemegang CET juga berhak mendapat kualifikasi khusus untuk kampanye promosi di CoinEx seperti insentif airdrop dan dukungan akselerator untuk proyek berkualitas,” jelas Haipo Yang.
Hal lain secara teknis adalah di blockchain CoinEx Smart Chain (CSC) yang terdesentralisasi dan hemat energi berdasarkan protokol konsensus Proof-of-Stake (PoS), CET berfungsi sebagai gas fee alias satuan biaya transaksi.
Haipo Yang menegaskan CET memainkan peran besar dalam biaya trading CoinEx dan tata kelola CSC. Dengan bantuan CET, CoinEx menciptakan ekosistem berkelanjutan yang menyelaraskan kepentingan platform, trader, dan komunitas kripto yang lebih luas.
Menurutnya, pendekatan inovatif ini tidak hanya mendorong pertumbuhan dan pengembangan, tetapi juga memperkuat posisi CoinEx sebagai pelopor dalam pertukaran aset kripto.
CET juga dilengkapi fitur burning alias pemusnahan unit kripto secara permanen. Awalnya jumlah CET yang diterbitkan sebanyak 10 miliar CET yang didistribusikan melalui airdrop, diskon biaya trading, promosi, dan lain sebagainya.
Caranya, untuk menstabilkan harga dan mempertahankan harga market, maka CoinEx memastikan pihaknya menggunakan sebanyak 20% pendapatan untuk membeli kembali (buy back) CET lalu membakarnya setiap akhir bulan.
Per Maret 2021 misalnya CoinEx melakukan burning sebanyak 1,08 miliar CET. Hingga 18 Juli 2024, total pasokan CET yang beredar lebih dari 2,7 miliar unit, berdasarkan data sirkulasi, pembelian kembali, dan burning.
"CET adalah tolok ukur untuk ekosistem terdesentralisasi di masa depan. Dengan perkembangan ekosistem CoinEx dan peningkatan penggunaan CET, kami yakin CET akan memiliki peran semakin penting. Selain itu, kami menekankan pentingnya keterlibatan komunitas dalam pengembangan ekosistem CoinEx," jelasnya.
Dengan berbagai inisiatif dan inovasi, CoinEx berkomitmen tetap berada di garis depan industri kripto, untuk membuat trading aset digital lebih mudah dan aman bagi semua orang. (H-2)
INDUSTRI keuangan global memasuki babak baru setelah Intercontinental Exchange, Inc. (ICE), operator bursa saham New York Stock Exchange (NYSE), mengumumkan investasi di bursa kripto OKX.
Apa sebenarnya Proof of Reserves? Bagaimana mekanismenya menjamin uang Anda tidak disalahgunakan oleh pengelola bursa?
Data Coinglass mencatat total perdagangan derivatif kripto dunia sepanjang 2025 mencapai US$85,70 triliun.
Penerapan proof of reserve (PoR) kini dipandang bukan sekadar tren teknis, melainkan pilar fundamental dalam tata kelola bursa untuk memitigasi risiko sistemik dan melindungi dana nasabah.
Di tengah kondisi pasar kripto yang sangat volatil, Pintu Year-End Trading Competition 2025 secara mingguan mendorong peningkatan eksponensial.
Aura AI hadir untuk membantu investor membuat keputusan lebih cepat dan berbasis data.
PT Pintu Kemana Saja (Pintu) mencatat peningkatan volume perdagangan per pengguna sebesar 45% pada Februari 2026.
Bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang.
PP Muhammadiyah terbitkan fatwa kripto 2026. Sah untuk investasi dan staking, haram untuk alat bayar dan futures. Simak analisis Indodax dan aturan mainnya.
INDUSTRI keuangan global memasuki babak baru setelah Intercontinental Exchange, Inc. (ICE), operator bursa saham New York Stock Exchange (NYSE), mengumumkan investasi di bursa kripto OKX.
PLATFORM perdagangan aset kripto OSL Indonesia resmi meluncurkan kampanye spesial menyambut bulan suci Ramadan bertajuk 'THR Tiap Hari, Umrah Gratis Menanti'.
Panduan lengkap 11 mata uang kripto terpopuler 2026. Cek harga terbaru dalam Rupiah, keunggulan teknologi, hingga risiko investasi untuk portofolio Anda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved