Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS kompetisi Italia pada Kamis (14/3) mendenda TikTok sebesar 10 juta euro (hampir US$11 juta). Aplikasi video yang sangat populer tersebut dinilai gagal memberikan perlindungan yang memadai terhadap anak di bawah umur.
"Perusahaan telah gagal menerapkan mekanisme yang tepat untuk memantau konten yang dipublikasikan di platform, khususnya konten yang dapat mengancam keselamatan anak di bawah umur dan individu yang rentan," kata pengawas AGCM dalam suatu pernyataan. "Selain itu, konten ini secara sistematis diusulkan kembali kepada pengguna sebagai hasil dari pembuatan profil algoritmik mereka, sehingga merangsang penggunaan jejaring sosial yang terus meningkat."
Denda tersebut dikenakan kepada tiga unit grup Bytedance Tiongkok, yakni TikTok Technology milik Irlandia, TikTok Information Technologies UK, dan TikTok Italy. Badan pengawas tersebut mengatakan TikTok belum sepenuhnya mematuhi pedoman yang diiklankan untuk meyakinkan konsumen bahwa aplikasi tersebut ialah tempat yang aman.
Baca juga : Giliran Prancis Larang TikTok, Ikuti Langkah AS, Kanada, dan Inggris
"Faktanya, pedoman ini diterapkan tanpa mempertimbangkan secara memadai kerentanan spesifik remaja yang ditandai dengan mekanisme kognitif khusus yang menyebabkan, misalnya, kesulitan dalam membedakan kenyataan dari fiksi dan kecenderungan untuk meniru perilaku kelompok," katanya. Ia menambahkan bahwa konten yang berpotensi berbahaya dipromosikan melalui sistem rekomendasi TikTok.
Ini menyoroti bekas luka Prancis terkait anak-anak mencubit pipi mereka dengan keras hingga menimbulkan memar. Fenomena ini dipaparkan oleh banyak tutorial di TikTok sehingga menimbulkan kekhawatiran di sektor pendidikan dan kesehatan.
Dalam pernyataannya, TikTok menyatakan tidak setuju dengan keputusan pengawas tersebut. "Hanya ada rata-rata 100 pencarian harian di Italia untuk konten yang disebut French Scar sebelum AGCM mengumumkan penyelidikannya tahun lalu," katanya.
Baca juga : Anak PAUD Perlu Dilindungi dari Risiko Penularan Covid-19
"Kami sudah lama membatasi visibilitas konten ini hanya untuk kalangan di bawah 18 tahun dan menjadikannya tidak memenuhi syarat dalam feed Untuk Anda."
Popularitas aplikasi video pendek ini semakin meningkat di seluruh dunia. Namun kepemilikannya oleh raksasa teknologi Tiongkok ByteDance--dan dugaan kepatuhannya terhadap Partai Komunis yang berkuasa di Beijing--memicu kekhawatiran di negara-negara Barat.
Pada Rabu, Dewan Perwakilan Rakyat AS dengan suara bulat menyetujui rancangan undang-undang yang akan memaksa TikTok untuk melakukan divestasi dari perusahaan induknya atau menghadapi larangan nasional. (AFP/Z-2)
Berdasarkan filosofi keseimbangan Yin dan Yang, jamur kuping dipercaya mampu mengembalikan harmoni organ tubuh yang terganggu akibat penyakit.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Tak heran, banyak kreator mulai membagikan konten gameplay Mobile Legends lewat siaran langsung. Jika kamu tertarik mencobanya, berikut cara live Mobile Legends di TikTok
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Pemerintah AS dilaporkan menerima "fee transaksi" sebesar US$10 miliar dari investor dalam kesepakatan kontrol TikTok AS. Angka ini mencapai 70% dari nilai kesepakatan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi melarang anak di bawah 16 tahun punya akun TikTok, Roblox, hingga YouTube mulai 28 Maret 2026. Simak aturan lengkap PP Tunas di sini!
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved