Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK membantu pemilih mendapatkan informasi terbaru dan mengenal para kandidat dengan lebih baik, Google dan YouTube membuat pembaruan untuk mencegah misinformasi. Contohnya di fitur Google Search, pengguna akan melihat link video debat resmi dari beragam sumber di beranda, tahapan dan jadwal pemilu langsung di halaman pertama ketika mereka memasukkan kata kunci “Pemilu 2024”. Di beranda YouTube, secara berkala, akan ditampilkan informasi mengenai Pemilu yang akan mengarah ke situs KPU.
Google Indonesia juga bekerja sama dengan Jigsaw, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Moonshot, Safer Internet Lab (SAIL), dan Cek Fakta, menghadirkan sebuah inisiatif edukasi prebunking yang disebut #RecheckSebelumKegocek. Insiatif ini untuk membantu masyarakat Indonesia lebih dapat mendeteksi misinformasi.
Baca juga : Dukung Pemilu 2024, Google dan Youtube Sajikan Informasi Terpercaya
Inisiatif itu diklaim berhasil menjangkau 57 juta masyarakat Indonesia, dimana 74% diantaranya adalah kelompok usia Gen Z dan Millennials. Menariknya, Gen Z yang menonton video dari inisiatif ini dapat lebih mengenali manipulasi gambar dan video, dibandingkan oleh mereka yang tidak menonton.
Baca juga : Anies: Pertanyaan Gibran Cukup Dijawab Google
“Meningkatkan literasi digital dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengevaluasi informasi online merupakan bagian penting dalam mengatasi misinformasi," ujar Muriel Makarim, Country Marketing Manager, Google Indonesia di kantor Google Indonesia, Pasific Century Place, Jakarta Pusat, Rabu (31/1), dalam acara Media Briefing dan Workshop #YukPahamiPemilu yang digelar oleh Google dan YouTube.
Di samping itu, YouTube berkolaborasi dengan Think Policy dan What is Up Indonesia melalui kampanye #HitPause untuk mengingatkan masyarakat Indonesia tentang taktik-taktik yang harus dipahami untuk menghadapi misinformasi.
Baca juga : YouTube akan Wajibkan Penyematan Label Khusus untuk Konten yang Dihasilkan AI
“KPU menyadari dan memiliki komitmen untuk berusaha ikut meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dengan memaksimalkan sarana dan channel yang tersedia dalam dunia maya," ungkap Reni Rinjani, Tenaga Ahli Setjen KPU.
Baca juga : Cara Membuat Banyak Channel Youtube dengan Satu Alamat Email
Google.org juga berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama dengan MAFINDO dan berbagai mitra berupa hibah senilai US$2,5 juta (sekitar Rp39 miliar) untuk memperluas jangkauan program Tular Nalar ke seluruh penjuru Indonesia.
“Fokus utama program ini adalah menyediakan sarana dan membekali kaum muda dan kelompok yang rentan dan termarjinalkan, seperti lansia, dengan kemampuan yang diperlukan untuk mengidentifikasi informasi yang keliru, hoaks, dan ujaran kebencian, untuk memastikan bahwa mereka dapat menjelajahi internet dengan aman, dengan tetap terhindar dari hoaks dan penipuan digital," kata ujar Septiaji Eko Nugroho, Ketua Presidium MAFINDO.
Baca juga : Tips Dapat Uang dari Google
"Dengan dukungan yang berkelanjutan dari Google.org, bersama dengan para mitra, kami berhasil menjangkau lebih dari 16,800 penerima manfaat; dimana mayoritas adalah perempuan dan kelompok usia 17 - 22 tahun," lanjutnya. (M-1)
Baca juga : Google dan Youtube Beri 'Give Away' Rp2 Miliar untuk Pelaku UMKM
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
YouTube bukan sekadar aplikasi menonton video, tapi platform lengkap untuk hiburan, edukasi, dan kreasi konten.
Akademi Film umumkan YouTube sebagai pemegang hak siar eksklusif Piala Oscar mulai 2029 hingga 2033.
Video-video ini bisa berupa hiburan, edukasi, musik, vlog, tutorial, game, berita, dan banyak jenis lainnya.
Dengan YouTube, pengguna dapat menonton jutaan video dari berbagai kategori hingga mengunggah video sendiri.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved