Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sempat beristirahat untuk pemulihan usai penelusuran bersama Ghost Ranger Indonesia (GRIN), Diary Misteri Sara kini kembali hadir dengan penelusuran terbaru bertajuk Diary Misteri Sara Spesial Cirebon. Penelusuran special ini langsung disambut hangat oleh para pecinta konten horor tanah air—bahkan tayangan tersebut berhasil masuk ke daftar Trending #2 di YouTube Indonesia hanya dalam waktu singkat.
Usai merasa telah pulih, kali ini Sara Wijayanto memutuskan untuk comeback dengan menggandeng kembali Ghost Ranger Indonesia (GRIN) untuk ikut bersamanya melakukan penelusuran di dua tempat yang terkenal angker di Cirebon, yakni bekas Rumah Sakit Arjawinangun dan Pabrik Gula Gempol. Sebagai bagian dari rangkaian Spesial Nusantara,
Cirebon dipilih karena dikenal memiliki banyak tempat dengan nilai historis dan energi spiritual yang kuat.
Part 1 dari penelusuran ini tayang lebih dahulu secara eksklusif di aplikasi DMS+ dan berhasil menyedot perhatian ratusan ribu penonton dalam waktu kurang dari 24 jam. Sementara itu, Part 2 yang dirilis di kanal YouTube Sara Wijayanto menembus trending #2 nasional, menandakan antusiasme yang luar biasa dari publik.
“Konten Penelusuran Spesial Cirebon ini baru tayang beberapa hari, tapi responnya benar?benar luar biasa. Angkanya bahkan sudah melampaui performa Journey to Annabelle, yang sebelumnya jadi salah satu tayangan terkuat kami di Aplikasi DMS+. Saya pribadi sangat senang dan bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar terhadap konten ini,”
ujar Demian Aditya - CEO & Founder DMS+ .
Selain sukses secara angka, kolaborasi ini kembali memperkuat posisi Diary Misteri Sara sebagai salah satu tayangan bertema horor paling diminati di Indonesia, dengan kualitas produksi yang konsisten dan eksekusi yang matang. (RO/Z-2)
MASYARAKAT di wilayah Cirebon merasakan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari terakhir.
Penggunaan Silpa berjalan secara transparan. Pemanfaatannya dilakukan untuk program prioritas.
Setelah stagnan selama lima tahun, target tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 4 miliar, turun dari target 2025 yang mencapai Rp4.637.073.350.
Bencana yang mendominasi sepanjang 2025 lalu yaitu pohon tumbang dengan 67 kejadian, bangunan ambruk sebanyak 45 kejadian, cuaca ekstrem sebanyak 18 kejadian, banjir 11 kejadian.
Keputusan untuk melanjutkan operasional KA tambahan pada masa angkutan Nataru dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap tren pergerakan penumpang
Tingkat okupansi yang melampaui 100% tersebut dipengaruhi pola perjalanan pelanggan yang dinamis, dengan naik dan turun penumpang di berbagai stasiun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved