Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN penguatan pasar kripto pada 2023 diprediksi akan berlanjut pada tahun ini. Merespons tren positif itu, Triv sebagai platform jual beli aset kripto dan saham AS yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menghadirkan 256 koin baru.
Koin-koin terbaru seperti, Render (RNDR), Celestia (TIA), dan Shentu (CTK) menjadi sorotan utama di tengah era kebangkitan pasar kripto saat ini.
Chief Marketing Officer Triv Jordan Simanjuntak menyampaikan keputusan ini bukan hanya berarti perluasan portofolio, tetapi juga menunjukkan komitmen Triv untuk memberikan layanan terbaik kepada para pengguna.
Baca juga: Kripto di 2023, Bertahan di Tengah Skandal dan Penipuan
"Kami melihat potensi bull market 2024 sebagai kesempatan besar untuk menghadirkan layanan lebih baik kepada pengguna kami."
"Penambahan 256 alt koin baru ini bagian upaya kami untuk memperluas pilihan aset bagi para trader serta memberikan platform yang inovatif dan berdaya saing di pasar kripto yang berkembang pesat sekarang ini," urai Jordan dalam keterangan tertulis, hari ini.
Menariknya, koin-koin ini tidak hanya menampilkan potensi pertumbuhan yang kuat, tetapi juga menawarkan beragam teknologi inovatif.
Sebagai contoh, RNDR (Render) merupakan jaringan rendering GPU terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Ethereum.
“Tujuan utamanya adalah menghubungkan artis dan studio yang membutuhkan daya komputasi GPU dengan para mitra penambangan yang bersedia menyewakan kekuatan GPU mereka,” jelas Jordan.
Baca juga: Proyeksi Pasar Kripto 2024 Positif, Upbit Sebutkan Faktor Pendukungnya
Kemudian, Celestia (TIA) mewakili satu aspek penting dalam ekosistem crypto dengan fokus pada konektivitas lintas blockchain. Dengan mengutamakan interoperabilitas, TIA memberikan akses lebih luas bagi pengguna terhadap berbagai layanan dan aset digital.
Selanjutnya, Shentu (CTK) adalah koin blockchain yang menitikberatkan pada aspek keamanan dalam DeFi. “Dengan memanfaatkan teknologi terkini, CTK mengamankan transaksi dan data pengguna secara ketat, menjadikannya fondasi yang kuat bagi ekosistem DeFi,” ungkap Jordan.
Dengan penambahan 256 alt koin baru, Jordan menyarankan para investor melakukan riset mendalam sebelum memilih koin baru. Koin-koin tersebut memiliki potensi beragam dan riset yang cermat akan membantu investor memilih dengan bijaksana.
Jordan juga menekankan pentingnya untuk mempertimbangkan proyek-proyek yang memiliki tim pengembang kuat dan visi jangka panjang yang jelas.
“Memilih koin baru dengan fondasi solid dan tim yang berpengalaman dapat membantu mengurangi risiko investasi,” pungkas Jordan. (RO/S-2)
Penerapan proof of reserve (PoR) kini dipandang bukan sekadar tren teknis, melainkan pilar fundamental dalam tata kelola bursa untuk memitigasi risiko sistemik dan melindungi dana nasabah.
Terlapor meyakinkan bahwa modal kecil dapat berubah menjadi miliaran rupiah dalam waktu singkat dengan janji profit yang fantastis.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya edukasi sekaligus perlindungan bagi generasi muda dari praktik investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.
Polisi telah menerima laporan tersebut. Saat ini, status terlapor masih dalam tahap penyelidikan.
Per 1 Januari 2026, aset utama yang tercatat dalam cadangan perusahaan mencakup 1.246 BTC, 10.005 ETH, 12.272 BNB, dan 75,5 juta USDT.
Untuk mendukung ekosistem ini, ICEx menerima pendanaan kolektif sebesar Rp1 Triliun (US$70 juta) dari berbagai pemegang saham strategis.
Ilmu ini merupakan framework digital yang dirancang khusus untuk membantu UMKM bertumbuh, lebih adaptif, efisien, dan kompetitif.
Platform ini menggunakan teknologi AI untuk membantu pemilik usaha melindungi mereknya secara real-time.
PLATFORM kripto global OKX resmi meluncurkan CeDeFi, fitur inovatif terbaru di aplikasi OKX yang memungkinkan pengguna mengakses jutaan token di berbagai blockchain melalui satu aplikasi terpadu.
Kazee memperkenalkan layanan KazeeAI, platform Agentic AI untuk otomatisasi analisis dan pengambilan keputusan strategis, dan Fastra, platform AI untuk pembuatan laporan.
Dengan sistem Velodiva, setiap lagu tercatat secara otomatis, laporan tersedia secara transparan, dan royalti tersalurkan dengan adil kepada pencipta musik.
Sejalan dengan kerangka teorinya maka metode riset yang digunakan adalah mixed-method, yaitu perpaduan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved