Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK hadir di Indonesia pada 1994, SECOM Indonesia telah dikenal sebagai penyedia layanan dan produk keamanan berkualitas yang komprehensif, baik untuk level perorangan maupun bisnis.
Untuk memastikan para pemilik bisnis mengetahui perkembangan terkini dari industri keamanan, terutama yang berkaitan dengan teknologi AI (artificial intelligence), SECOM Indonesia menggelar seminar SECOM Solution Day 2023 yang bertema AI Technology and Its Impact on Securing Your Business di JS Luwansa Hotel, Jakarta, baru-baru ini.
Fokus pembahasan dalam seminar ini adalah teknologi AI dan dampak transformatifnya terhadap keamanan bisnis.
Baca juga: Artificial Intelligence, Tantangan atau Peluang?
SECOM Indonesia menyadari bahwa perkembangan teknologi yang semakin canggih dan cerdas akan membuat tantangan keamanan yang dihadapi oleh sektor bisnis akan terus berubah.
Salah satu bentuk tantangan tersebut disebutkan dalam sebuah studi berjudul Artificial Intelligence and National Security yang diadakan pada 2017 di Belfer Center Study, AS.
Teknologi AI Bisa Dorong Pemalsuan Audio dan Video
Studi ini menyebutkan bahwa teknologi AI yang semakin canggih dapat menyebabkan pemalsuan audio dan video terjadi dengan lebih cepat, mudah, dan murah di masa depan.
Pemalsuan ini diprediksi akan menyebabkan banyak data dan informasi diragukan kebenarannya.
Baca juga: Meta Membawa Kecerdasan Buatan ke Dalam Kacamata Pintar dan Asisten Digital
Teruo Inami selaku Presiden Direktur SECOM Indonesia menyatakan, “Misi SECOM Indonesia adalah memberikan 'Safety and Peace of Mind' bagi para pemilik bisnis, serta memastikan keselamatan dan perlindungan aset mereka dengan memberi solusi keamanan yang mengacu kepada standar tinggi dari Jepang."
”SECOM Solution Day 2023 diadakan untuk berbagi informasi dan menambah wawasan para pemilik bisnis mengenai solusi keamanan menyeluruh yang berbasis teknologi AI," jelas.
"Solusi bagaimana mereka bisa memanfaatkan solusi keamanan terkini ini untuk melindungi bisnis mereka dari berbagai ancaman dan potensi kejahatan,” kata Inami.
Teruo Inami, Presiden Direktur SECOM Indonesia membagikan tentang visi dan misi SECOM Indonesia. Perkembangan teknologi AI yang pesat dan pengaruhnya kepada keamanan mendapat perhatian serius dari para ahli di bidang keamanan.
Disebutkan bahwa teknologi AI dapat membuat industri keamanan melakukan transformasi berbagai layanannya dengan inovasi terkini yang melibatkan teknologi AI.
Baca juga: Confluent Luncurkan Data Streaming untuk AI Dukung Aplikasi AI Real-Time
Kondisi ini tak hanya berlaku pada keamanan siber, tapi juga layanan dan produk keamanan secara keseluruhan.
Tantangan yang harus diperhatikan adalah menemukan cara yang efektif dalam menerapkan teknologi AI pada berbagai bentuk layanan dan produk keamanan agar dapat memberi solusi terbaik sesuai dengan kebutuhan pemilik bisnis.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah teknologi AI juga membuat praktik kriminalitas ikut berkembang dan menjadi lebih canggih, sehingga diperlukan antisipasi yang tepat dari penyedia layanan dan produk keamanan untuk mengatasinya.
Untuk menjelaskan tentang hal ini, hadir Adi Juliaman sebagai representatif dari SECOM Indonesia serta beberapa ahli terkemuka di bidang teknologi AI dan keamanan di Indonesia sebagai pembicara di panel diskusi dan workshop.
Beberapa topik yang menjadi pembahasan adalah alat keamanan Access Systems, Barrier Security, Key Management Systems, Alarm Monitoring Systems, Surveillance Camera, dan Parking Management System.
Baca juga: AWS Siapkan Pelatihan AI Generatif di Indonesia
Dengan mengusung konsep keamanan "Man-Machine" yang inovatif, SECOM Indonesia telah membawa keamanan ke tingkat yang lebih tinggi.
Dengan pengalaman yang dimulai sejak tahun 1994, SECOM Indonesia telah memahami kebutuhan unik pasar keamanan di Indonesia dengan menawarkan solusi keamanan menyeluruh dengan teknologi terkini, yang mencakup total security solutions.
SECOM Indonesia juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga keamanan di Indonesia, menegaskan nilai-nilai mereka dalam memberikan keamanan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi pelanggan mereka. (RO/S-4)
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis.
Rudolf mengaku belum tahu detail terkait gugatan yang dilayangkan Bali Towerindo kepada Pemkab Badung tersebut.
Operator seluler tidak hanya bertarung melawan ancaman siber konvensional, tetapi juga mulai menghadapi risiko operasional baru akibat adopsi teknologi mutakhir.
China Mobile International (CMI) Indonesia menyelenggarakan forum TechConnect+ 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Ancaman kejahatan digital di Indonesia diperkirakan akan meningkat signifikan sepanjang 2025. Keamanan siber nasional membutuhkan perhatian serius.
Kemitraan ini bertujuan menyediakan solusi keamanan siber yang menyeluruh, terukur, dan terjangkau bagi perusahaan menengah hingga besar.
Habibi memenangkan kompetisi World Invention Competition and Exhibition 2025 berkat inovasinya di bidang keamanan siber dan kriptografi kuantum
Cortex AgentiX menghadirkan revolusi otomasi keamanan siber untuk menghadapi ancaman dari penyerang dengan bantuan AI
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved