Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ELON Musk telah memicu kemarahan di kalangan penggemar platform media sosial X karena mewacanakan ia mungkin mengenakan biaya bulanan untuk semua pengguna. Ini merupakan perubahan terbesar sejak ia mengambil alih situs yang saat itu dikenal sebagai Twitter pada Oktober lalu.
Selama pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (18/9/2023), Musk mengatakan bahwa memperkenalkan pembayaran kecil bulanan untuk X akan memerangi 'pasukan bot' di situs tersebut. Musk membeli Twitter seharga US$44 miliar, tetapi kemudian mengakui bahwa nilainya anjlok setelah ia memecat tenaga kerjanya dan mengizinkan teori konspirasi sayap kanan kembali ke situs tersebut, sehingga membuat para pengiklan melarikan diri.
Pengguna X bersatu dalam kekecewaan atas rencana terbarunya. Mereka menyatakan bahwa hal itu pada akhirnya akan mengakhiri situs tersebut. Para analis mempertanyakan logika dari langkah yang akan membuat platform tersebut semakin kurang menarik bagi pengiklan.
Baca juga: Prancis Perintahkan Penjualan Apple iPhone 12 Dihentikan karena Radiasi
Musk mengatakan pada Juli bahwa platform tersebut telah kehilangan sekitar setengah pendapatan iklannya, meskipun ia juga mengklaim bahwa hampir semua pengiklan telah kembali. Bot--akun yang dijalankan oleh program komputer dan bukan oleh manusia--umum terjadi di X yang dapat digunakan untuk memperkuat pesan politik atau kebencian rasial.
Netanyahu bertanya kepada Musk tentang anti-Semitisme dan cara X dapat mencegah penggunaan bot--pasukan bot--untuk meniru dan memperkuat isu itu. Musk menjawab bahwa perusahaannya beralih ke pembayaran bulanan yang kecil untuk penggunaan sistem X.
Baca juga: TikTok Menentang Wacana Larangan Transaksi Media Sosial di Indonesia
"Itulah satu-satunya cara yang terpikir oleh saya untuk memerangi pasukan bot dalam jumlah besar," katanya. Ia menjelaskan bahwa biaya yang kecil sekalipun akan membuat menjalankan bot menjadi mahal.
Percakapan yang disiarkan di X terjadi ketika taipan Tesla itu terperosok dalam perselisihan dengan Liga Antipencemaran Nama Baik (ADL), organisasi Yahudi yang berbasis di Amerika. Musk mengancam akan menuntut ADL karena melontarkan tuduhan tidak berdasar mengenai anti-Semitisme yang telah menakuti pengiklan dan merugikan pendapatan perusahaannya.
Musk telah lama dituduh mempromosikan kiasan anti-Semit. Hanya sehari sebelum bertemu Netanyahu, Musk menanggapi postingan yang menyalahkan miliarder Yahudi George Soros karena mendorong imigrasi ke Eropa dengan mengatakan, "Organisasi Soros tampaknya menginginkan kehancuran peradaban barat."
Langkahnya untuk membuat pengguna membayar memicu ribuan pesan kritis dan meme pada Selasa. "RIP X/Twitter! Ini NYATA dan MENYENANGKAN tetapi sejak Anda mengambil alih, itu tidak NYATA MENYENANGKAN," tulis seorang pengguna bernama Jesi T.
James Cooper, direktur agensi Business of Apps, mengatakan bahwa memperkenalkan sistem pembayaran berbayar (blanket paywall) akan menghancurkan efek jaringan dari jutaan orang yang berinteraksi di situs tersebut, salah satu daya tarik terbesarnya bagi pengiklan dan pengguna. "Pemungutan biaya universal untuk layanan ini akan menghancurkan basis pengguna dan oleh karena itu menghancurkan nilai dalam jaringan dan alasan untuk mengambil bagian dalam platform ini sebagai kontributor," katanya kepada AFP. (Z-2)
Gangguan Twitter X Down ini terpantau terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, hingga Indonesia.
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
Setelah selesai di install, gunakan mode tablet atau landscape agar tampilan lebih nyaman, aktifkan notifikasi penting saja supaya tidak boros baterai, dan update aplikasi
X (d/h Twitter) kembali mengutak-atik cara platform menangani tautan eksternal. Postingan ber-link cenderung kalah perform dibanding konten asli
Tweet bisa berupa teks, gambar, video, tautan, atau polling, dan memiliki batasan karakter tertentu, awalnya 140, kini 280 karakter untuk pengguna biasa.
Eks CEO Parag Agrawal dan petinggi Twitter lainnya capai kesepakatan penyelesaian US$128 juta dengan Elon Musk dan X Corp.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa
KETUA DPR RI Puan Maharani mengaku mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) soal aturan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Berbagai elemen masyarakat sipil, praktisi pendidikan, dan perwakilan legislatif menyerukan peninjauan ulang yang mendalam terhadap rencana implementasi PP Tunas.
Masifkan Sosialisasi, Kuatkan Literasi Digital dan Penggunaan Internet Sehat
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved