Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Platform media sosial X (dulu Twitter) kembali mengalami gangguan teknis skala global pada Sabtu, (17/1). Gangguan itiu menyebabkan ribuan pengguna mengeluhkan lini masa kosong dan kegagalan memuat konten. Insiden ini menandai gangguan besar kedua yang menimpa platform milik Elon Musk tersebut dalam kurun waktu kurang dari sepekan.
Berdasarkan pantauan di situs Downdetector, laporan gangguan mulai melonjak drastis dengan lebih dari 74.000 aduan dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, India, hingga Indonesia. Sebagian besar pengguna melaporkan masalah pada aplikasi mobile (56%) dan akses situs web (39%).
Gejala utama yang dirasakan pengguna adalah munculnya pesan "Something went wrong. Try reloading" atau tampilan layar hitam tanpa konten unggahan. Beberapa pengguna desktop juga melaporkan munculnya kode error 503, yang biasanya mengindikasikan server sedang kelebihan beban atau mengalami masalah infrastruktur terkait layanan pihak ketiga seperti Cloudflare.
Masalah teknis ini terjadi hanya berselang tiga hari setelah gangguan serupa pada 13 Januari lalu. Hingga saat ini, pihak manajemen X maupun akun resmi X Engineering belum memberikan penjelasan mengenai penyebab pasti pemadaman layanan ini.
Para pengguna di Indonesia mulai membanjiri platform media sosial lain dengan tagar #XDown untuk memverifikasi gangguan tersebut. "Sudah coba refresh berkali-kali, tetap tidak muncul tweet terbaru. Hanya ada tulisan selamat datang," keluh salah satu netizen asal Jakarta.
Tim redaksi Media Indonesia terus memantau perkembangan situasi ini. Belum ada estimasi waktu kapan layanan akan kembali normal sepenuhnya bagi seluruh pengguna secara merata. (E-3)
Lebih lanjut, dimulai sejak tanggal 27 Maret 2026, X menyatakan akan melaksanakan rencana aksinya untuk melakukan identifikasi.
Unggahan yang dihasilkan Grok mencakup narasi menyakitkan tentang tragedi Hillsborough, Heysel, jatuhnya pesawat di Muenchen, hingga wafatnya mantan penyerang Liverpool, Diogo Jota.
X resmi membatasi fitur AI Grok untuk mengedit foto orang asli dengan pakaian terbuka. Langkah ini diambil usai protes keras dari Indonesia hingga Inggris.
X berjanji akan melakukan perbaikan sistem internal agar fitur AI mereka, Grok, tidak disalahgunakan.
DALAM persaingan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin ketat di awal tahun 2026, nama Grok AI terus menjadi sorotan utama menandingi ChatGPT (OpenAI) dan Gemini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved