Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BUKAN hanya perusahaan besar dan merek populer yang harus siap menghadapi tantangan di era digital. Namun, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga harus bisa mengimbangi pasar di era serba teknologi ini agar bisa tetap bersaing.
Persaingan yang bertambah ketat mengharuskan UMKM tak berjalan di tempat. Apalagi, dengan munculnya kebiasaan masyarakat saat ini yakni melakukan jual beli secara daring atau online.
Baca juga: Perlu Sikap Bijak Gunakan Teknologi Informasi
Salah satu hal yang harus diperhatikan UMKM untuk melebarkan pasar di dunia online adalah foto produk yang bagus. Sayangnya, tak banyak UMKM menyadari hal ini. Mereka masih menggunakan foto dengan kualitas buruk.
"Sebenarnya, tidak perlu membeli kamera profesional yang mahal, pelaku UMKM bisa mengirim foto produk ke studio foto yang melayani teknologi foto produk," ungkap Irene Insan, salah satu founder Untold Studio, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (19/9).
Sejak akhir 2021 misalnya, Untold Studio hadir sebagai solusi atas masalah teknologi visual yang dihadapi masyarakat.
Tak hanya melayani foto momen berharga pelanggannya, Untold Studio juga melayani foto produk usaha dengan pilihan tema ruangan beragam.
Baca juga: Kuasai Literasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Publik
"Sudah banyak UMKM yang terbantu dengan layanan kami. Berbagai jenis produk pun sudah ditangani seperti barang-barang fesyen, aksesori, makanan, minuman, parfum, dan lainnya," jelas Irene.
Selain memberikan layanan foto produk, pihaknya ikut memberikan support pada UMKM. Studio foto ini ikut membagikan jepretan produk UMKM melalui Instagram Untold Studio saat produk itu diluncurkan.
Studio juga sering dijadikan tempat berbagai event kecil UMKM, seperti private screening, product launching, hingga kelas kegiatan workshop.
“Awalnya kami tidak mengira kalau studio ini akan menjadi wadah bagi UMKM berkreasi. Melihat semangat mereka, kami ikutan semangat mendukung mereka agar tetap survive di tengah perkembangan teknologi digital,” tutup Irene. (RO/S-2)
K3X Lab dikenal dengan pendekatan kolaboratif dalam membantu brand membangun kesiapan dan kapabilitas digital.
Pendekatan yang dilakukan BI Kalsel tidak hanya fokus pada aspek digital, melainkan juga dikolaborasikan dengan budaya lokal agar lebih mudah diterima masyarakat.
Pandi berkomitmen membangun ekosistem digital Indonesia yang sehat, aman, dan berdaya saing global.
Fokusnya bukan hanya menjual produk, tetapi membangun pengalaman tidur sehat melalui bahan bebas logam berat, desain ergonomis, dan inovasi berkelanjutan.
Identitas mesin kini menjadi bagian integral dalam ekosistem digital Indonesia—dari aplikasi perbankan, sistem pemerintahan, hingga layanan e-commerce.
Menurutnya, ada lima hal yang ditekankan bagi peserta yakni multimedia dan broadcasting, mikrotik, psikologi pendidikan, teknologi artificial intelligence (AI), dan jurnalistik.
INKLUSI digitalisasi merupakan kunci mempeluas jangkauan dan meningkatkan pengalaman dan edukasi bagi nasabah.
PT Trimegah Karya Pratama atau UltraCorp terus mengembangkan bisnis dengan menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan termasuk perbankan.
Perusahaan teknologi global, Cadothy, meluncurkan perangkat khusus yang bisa membantu melakukan aktivitas live, bukan tablet ataupun ponsel.
Gelaran tahunan Government Procurement Forum & Expo (GPFE) atau forum dan pameran pengadaan keperluan pemerintah 2025 sukses diselenggarakan pada 23-25 Juli 2025.
Dengan proyeksi kebutuhan 12 juta talenta pada tahun 2030, data dari Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi) menunjukkan adanya kekurangan sekitar 2,7 juta.
PERKEMBANGAN teknologi digital membantu perkembangan sektor pertanian yang lebih transparan dan efisien. Hal itu membuat ekosistem pertanian menjadi lebih maju dan berdaya saing.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved