Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ERA digital menuntut kebutuhan penyimpanan data yang makin meningkat. Hampir setiap individu amat memerlukan penyimpanan dan mengakses data setiap harinya.
Dari mulai dunia kerja, media sosial, komunikasi, hingga hiburan seperti tontonan, musik, dan buku.
Data menjadi semakin penting bagi kehidupan sehari-hari dan juga untuk setiap bisnis. Hard drive tidak lagi cukup untuk menampung semua data. Di sinilah data center menjadi solusi untuk menyimpan data.
Baca juga: Permintaan Data Center Meningkat, Schneider Electric Tawarkan Solusi Hibrid dan Edge
Data center merupakan fasilitas yang dirancang khusus untuk menyimpan dan mengelola data digital dalam jumlah besar.
Di Indonesia, data center menjadi penting saat ini karena memungkinkan ketersediaan data, konektivitas, serta laju informasi yang lancar.
Guna mendukung pertumbuhan bisnis para pengguna layanan data center, perusahaan Bersama Digital Data Centres (BDDC) yang berada di bawah naungan Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd, lewat fasilitas khusus menyediakan pondasi untuk ekosistem digital.
Fasilitas ini juga untuk memastikan bisnis, individu, serta komunitas dapat berkembang di dunia data yang terus berevolusi.
Baca juga: Ekosistem Pusat Data Punya Banyak Tantangan
“Salah satu value utama bisnis BDBC adalah interkonektivitas. Untuk itu, BDDC dibangun di lokasi strategis di pusat kota Jakarta dengan interkonektivitas tinggi serta didukung standar operasional dan sistem keamanan kredensial yang ketat,” ungkap Direktur Bisnis dan Komersil BDDC A Yudha Permana, dalam siaran persnya, Selasa (15/8).
Menurut Yudha, saat ini BDDC secara intens melakukan pembangunan data center di berbagai lokasi.
“Kami membangun data center baik pada lokasi yang sekarang kami miliki hingga lebih dari 60 MW ataupun juga di lokasi-lokasi baru yang kami lihat potensi pasarnya bagus,” kata Yudha.
Menurut Yudha, ada banyak jenis data center di pasaran. Namun ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan konsumen ketika memilih data center.
Pertama, ekosistem interkonektivitas, yakni pastikan bahwa layanan dan aplikasi digital tersedia 24 jam full.
Baca juga: Industri Hadapi Tantangan Pengelolaan Data
Kedua, skala dan fleksibilitas. Dalam hal ini, pilih data center yang dapat dikembangkan untuk memperluas dan mengakomodasi pertumbuhan data dan pengguna yang terus meningkat.
Ketiga, keterandalan dan redundansi, yakni menawarkan suatu kemampuan redundansi dan pemulihan bencana, yang memungkinkan bisnis untuk terus beroperasi bahkan dalam menghadapi kejadian tak terduga.
Terakhir, dampak lingkungan. Artinya, pilih penyedia data center yang mengadopsi teknologi hemat energi, mampu memanfaatkan sumber energi alternatif dan menerapkan strategi pendinginan guna meminimalkan jejak emisi karbon.
Terkait itu, Yudha menegaskan data center merupakan fasilitas penting guna mendukung transformasi digital Indonesia. Itu sebabnya, BDDC ikut mendorong transformasi digital masyarakat Indonesia.
“BDDC selalu terbuka untuk bekerja sama dengan penyedia teknologi di Indonesia dan global untuk memberikan solusi terbaik serta menyeluruh bagi semua pelanggan kami,” tutup Yudha. (RO/S-2)
Transformasi itu bahkan mendorong efisiensi tinggi, mengubah budaya kerja, dan meningkatkan nilai bagi pelanggan.
Tech Data, anak perusahaan TD SYNNEX, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sangfor Technologies untuk menghadirkan solusi infrastruktur teknologi informasi (TI) terintegrasi.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
Peran CFO semakin strategis dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.
SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik.
Transformasi teknologi tidak hanya fokus pada pengembangan sistem, tetapi juga memastikan keamanan, keandalan, serta relevansi layanan terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.
Percepatan digitalisasi memang membawa efisiensi, namun di sisi lain memperbesar risiko karena menciptakan fragmentasi teknologi dalam sistem keamanan.
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved