Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini berbagai layanan provider internet berkompetisi menawarkan paket internet cepat kepada masyarakat. Selain cepat, sejumlah provider menawarkan harga murah hingga kualitas jaringan. Namun, terkadang banyak masyarakat ingin mencari tahu terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk memasang internet di rumah.
Hal itulah yang dilakukan salah seorang karyawan swasta, Silvia Putri. Sebagai anak milenial, Silvia mengaku jaringan internet sudah menjadi kebutuhan dasar untuk beraktivitas tanpa batas. Dia mengaku cukup lama memutuskan untuk memasang internet di rumah. Setelah berkonsultasi dengan keluarga, dia memutuskan memilih internet besutan Telkom Indonesia, yakni IndiHome. Ini karena, kata dia, IndiHome menawarkan sejumlah paket internet yang memudahkan konsumennya, mulai dari biaya, cara pembayaran, hingga jasa-jasa lain.
"Setelah pertimbangan panjang, akhirnya kami pilih paket yang paling kami butuhkan, yaitu wifi rumah dan TV kabel," ungkap Silvia. Dia menambahkan, IndiHome selain menawarkan paket internet juga menyediakan jasa CCTV tanpa beli kameranya. "Kameranya dapat gratis alias cukup bayar per bulan saja. Enggak ada perawatan ekstra. Semua juga bisa dikontrol lewat aplikasi dan pasti hemat biaya," tuturnya.
Baca juga: Induk Facebook Meta Pangkas 10.000 Karyawan dalam PHK Terbaru
Sebelum memasang internet di rumah, Silvia mengaku selalu mencari kafe yang memiliki jaringan internet cepat. Maklum, indekos yang ditempati memang menyediakan wifi, tetapi jaringan internetnya kurang cepat alias lemot. Selain itu, lanjut dia, sebelum nongkrong di kafe terlebih dahulu menanyakan provider yang digunakan pada wifi tersebut. Hal itu dia lakukan untuk mengetahui provider yang memiliki jaringan internet cepat. Bagi Silvia ukuran cepatnya bisa dicek. "Cepat dalam arti jika aku download sambil dengerin musik di YouTube pada saat itu tidak jadi kendala," kata dia.
Dia mengaku dalam seminggu bisa mengunjungi sejumlah kafe di Jakarta. "Kadang dalam seminggu aku bisa berkeliling hingga tiga kafe yang berbeda. Selain mencari tempat favorit, aku juga harus tahu kafe yang juga sediakan paket internet cepat," kata Silvia. (RO/Z-2)
SASE dapat dianalogikan sebagai “penjaga pintu digital” perusahaan.
Tanpa dukungan WiFi yang andal, pelaku usaha berisiko menghadapi gangguan operasional yang berujung pada hilangnya peluang penjualan.
WiFi bekerja dengan mengirimkan data melalui gelombang radio frekuensi 2.4 GHz atau 5 GHz dari router ke perangkat lain. Dengan WiFi, kamu bisa mengakses internet
Pemasangan wifi ini akan jadi langkah awal. Pedagang tak hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung, tapi juga bisa menjangkau konsumen lewat daring.
5 Tips memilih internet untuk rumah 3 lantai, dijamin anti lemot! Temukan wifi murah di Indonesia & internet rumah termurah di indonesia dari Megavision.
Bandwidth 320 MHz memungkinkan jalur data dua kali lebih besar kapasitasnya dari WiFi 6.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan Posko Terpadu Lebaran 2026 sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
Rikwanto memberikan analogi mengenai fungsi CCTV di lingkungan masyarakat. Menurutnya, di era digital saat ini, rekaman kejadian adalah bukti yang tidak terbantahkan.
kuasa hukum Nabilah O’Brien pertanyakan penetapan tersangka kliennya usai viralkan CCTV pencurian. Simak kejanggalan kasus dan kronologi lengkapnya di sini
Pemilik rumah makan Bibi Kelinci di Kemang, Jakarta Selatan, Nabilah O’Brien, menilai penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) sangat janggal
Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan patroli jalan kaki dan mobile di kawasan Blok M untuk mencegah pencopetan setelah insiden copet viral di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved