Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
FOKUS utama bagi banyak perusahaan global kini telah beralih. Tak lagi sekadar mengejar volume produksi, mereka mengalihkan fokusnya pada efisiensi dan berkelanjutan. Menangkap peluang ini, penyedia sistem teknologi global terkemuka ABB menyediakan solusi digital dari hulu ke hilir untuk proses industri yang dapat membantu organisasi mengotomatiskan, mengoptimalkan, dan memastikan keberlangsungan usaha mereka di masa depan.
Solusi yang ditawarkan ABB dapat melayani berbagai jenis industri termasuk pulp dan kertas. Perusahaan produsen kertas di Asia Tenggara secara aktif mencari cara untuk merampingkan operasional mereka, mengikuti perubahan industri dan perkembangan teknologi, meningkatkan kendali proses dan strategi otomatisasi, memangkas anggaran yang tidak perlu, meningkatkan hasil dan kualitas produksi kertas.
Bagi industri pulp dan kertas, ABB Ability menawarkan solusi dalam jangka panjang karena kombinasi kuat dari metodologi, analitik data, dan keahlian pakar. Manufacturing Execution System (MES) untuk pulp dan kertas merupakan salah satu solusi andalan ABB Ability. Sistem ini dirancang khusus untuk membantu produsen pulp, kertas, tisu, dan kemasan dalam mencapai kinerja yang unggul dan maksimum di berbagai lini produksi.
Sistem MES berbeda dari sistem yang lebih agnostik, karena dapat disesuaikan untuk mengatasi tantangan produksi khusus pabrik pulp dan kertas. Ini dapat membantu merampingkan berbagai proses melalui penggunaan bahan dan inventaris yang lebih baik. Cara ini juga mengarahkan perusahaan pada pengurangan biaya produksi dan peningkatan kinerja keberlanjutan, karena lebih sedikit limbah yang dihasilkan.
Contoh kesuksesan baru saja dihasilkan oleh Sappi Limited, perusahaan sumber daya terbarukan global di industri pulp dan kertas. Sappi memanfaatkan ABB Ability MES untuk membantu transformasi digital seluruh armada produksinya dan menjadi ujung tombak peningkatan Overall Equipment Efficiency (OEE) melalui produksi, perencanaan, dan pelaksanaan yang telah dioptimalkan.
Solusi ABB Ability lain bagi pabrik yaitu penyediaan informasi ringkas yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan lebih baik. Solusi kunci untuk pabrik kertas yakni Sheet Break Performance yang secara otomatis mengkurasi, menghitung, dan mengontekstualisasikan titik data untuk membantu menganalisis, mencegah, dan menghindari kemungkinan penyebab kerusakan lembaran (sheet break).
Salah satu klien ABB pertama di Indonesia yang memanfaatkan Sheet Break Performance ialah PT Pabrik Riau Andalan Kertas (RAK), bagian dari Asia Pacific Resources International Limited. Sebelumnya, pabrik RAK mengalami banyak kerusakan lembaran kertas (sheet break) dan ingin memahami penyebabnya. ABB lalu memulai dengan penyetelan kontrol level dasar sebelum menambahkan Sheet Break Performance. Hal ini akhirnya berkontribusi pada ambisi pabrik untuk melakukan transformasi digital sekaligus mendiagnosis sheet break secara akurat.
Contoh lain pemanfaatan data untuk membuat keputusan yang lebih tepat yaitu peluncuran ABB Ability TM Strength Virtual Measurement (SVM). Sistem ini dibuat berdasarkan kombinasi proses online dan/atau offline yang tersedia dan pengukuran produk untuk memberikan visibilitas ke area kinerja dan proses yang meningkat. Fitur ini memberikan solusi berupa panduan pada produsen kertas, cara untuk mengoptimalkan kekuatan produk serta biaya produksinya, dengan mengukur kekuatan lembaran kertas yang telah dianalisa secara real-time. Hal ini membantu mengoptimalkan proses saat kertas sedang dibuat tanpa harus menunggu pengujian laboratorium untuk mengonfirmasi kekuatan kertas.
"Seperti yang kami tunjukkan pada RAK. Kolaborasi otomatisasi menggunakan data dan analitik canggih berskala besar, ditambah dengan konektivitas jarak jauh dan efisiensi untuk diagnostik yang lebih cepat, membantu keberhasilan pelanggan kami untuk terus tumbuh dan kian kompetitif," ujar WeiMing Liew, Lead Pulp and Paper Industry, ABB.
Advance Process Control (APC) ABB, yang terintegrasi dengan mulus ke dalam sistem kontrol terdistribusi ABB Ability System 800xA, secara otomatis menyesuaikan model berdasarkan perubahan proses (seperti, fitur Economic Optimizer yang dapat mengoptimalkan biaya operasional dalam proses sambil terus memantau proses yang sedang berjalan. Klien ABB yang berbasis di India, Andhra Paper, mengintegrasikan solusi ABB OPT800 Lime APC ke dalam Sistem 800xA yang ada untuk membantu mengoptimalkan produksi tanur kapur (lime kiln). OPT800 Lime memungkinkan kontrol yang lebih ketat terhadap proses produksi kapur, dengan memprediksi secara akurat interaksi variabel proses dan membuat adaptasi waktu nyata untuk perubahannya. Hal ini menghasilkan operasi pabrik pulp yang lancar, stabil dan kualitas kapur yang seragam, sekaligus mengurangi konsumsi energi dan emisi. (RO/OL-14)
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga talenta digital.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
SASE dapat dianalogikan sebagai “penjaga pintu digital” perusahaan.
Pelaksanaan pilkades tahun ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait fasilitasi pelaksanaan pilkades serentak secara replik atau digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved