Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN elektronik asal Kudus, Jawa Tengah, Polytron, menginjak usai ke-47 tahun pada September ini. Polytron yang lahir pada 18 September 1975, mengeluarkan produk pertama berupa televisi hitam-putih berukuran 20 inchi. Sejak saat itu, produk elektronik asli buatan Indonesia ini memiliki pasar yang semakin luas hingga ke seluruh negeri.
Saat ini Polytron telah memiliki tiga lokasi pabrik yang berada di Kudus dan Sayung, Jawa Tengah. Kehadiran Polytron tentu memiliki dampak positif bagi masyarakat. Bukan hanya berinovasi dalam mengembangkan teknologi, namun juga membantu dalam perekonomian dengan mempekerjakan lebih dari 10.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan misi menjadi pelopor inovasi teknologi dan hiburan dalam keluarga, POLYTRON terus menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan akan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
General Manager of Home Appliances Polytorn Albert Fleming menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pelanggan setia Polytron. Albert juga mengatakan Polytron akan terus berkarya dan berkontribusi bagi Indonesia.
"Polytron optimis dapat terus bersaing dan akan selalu meluncurkan produk berkualitas dan berteknologi. Kedepannya POLYTRON akan terus mewujudkan misi sebagai pelopor inovasi teknologi dan hiburan dalam keluarga sehingga menjadi produk kebanggan Indonesia," ujarnya.
Baca juga : Kolaborasi Panasonic-Carta Laminates-Desainer Francis Surjaseputra Hasilkan Sakelar Yumi Series
Selama 47 tahun, Polytron telah memproduksi jutaan tipe produk elektronik untuk pasar Indonesia, hingga merambah ke mancanegara, dan telah di ekspor ke lebih dari 40 negara di dunia. Merayakan HUT ke-47 tahun, Polytron optimistis dan berharap dapat merajai jenama (brand) elektronik secara global.
General Manager Audio Video Polytron Andreas Widjaja Sulaiman mengatakan, bersamaan dengan hari jadinya, Polytron mengkampanyekan ‘Maju untuk Terus Berinovasi dan Bernilai'.
"Dengan semangat ini, Polytron akan terus berinovasi dengan menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan selalu up to date mengikuti perkembangan teknologi. Hingga kini Polytron mampu bertahan di tengah gempuran produk luar negeri yang masuk ke Indonesia. Dan Polytron telah dikenal sebagai produk asal Indonesia yang bernilai di mata masyarakat dan dunia," kata Andreas Widjaja.
Sebagai bentuk pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, Polytron memberikan layanan purnajual yang telah tersebar lebih dari 58 outlet di Indonesia. Layanan servis dan informasi dapat menghubungi call center di nomor telepon 1500833 atau bisa mengunjungi media sosial Polytron. (RO/OL-7)
Ajang penghargaan tahunan Priority Partners Sinar Mutiara 2025 sukses digelar dengan dihadiri ratusan reseller dari berbagai daerah di Indonesia.
Aktivitas pengiriman suku cadang (sparepart) dari Surabaya terus meningkat seiring berkembangnya sektor otomotif dan elektronik.
Selain menampilkan ribuan produk inovatid, pengunjung IEAE akan menemukan berbagai produk pilihan dari para pemasok dan pelaku industri, menampilkan inovasi terbaru yang unik dan solutif.
PAMERAN Indonesia International Electronics and Smart Appliances Expo (IEAE) 2025 kembali digelar pada 6-8 Agustus 2025.
Proshop atau professional shop merupakan konsep toko ritel modern yang dirancang agar pengunjung tak hanya melihat produk dari balik etalase, tetapi juga bisa mencoba.
800 jenis produk elektronik diproduksi di pabrik di Kawasan Candi, Semarang, Jawa Tengah, dengan karyawan 1.500 orang.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved