Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Teknologi informasi berkembang secara masif. Perubahan gaya hidup menjadi serba digital menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam beraktivitas. Di sisi lain, tingginya aktivitas digital juga membuka potensi buruk, seperti pencurian dan penipuan. Sehingga masyarakat perlu mewaspadai modus-modus baru yang muncul seiring perkembangan teknologi.
“Modus atau caranya semakin hari makin banyak,” kata Founder-Komisaris Lenere Business Suite, Eko Prasetyo di Kediri, Jawa Timur, pada Rabu (3/8).
Sekarang ini pelaku kejahatan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk melakukan aksinya. Teknik pengelabuan atau pencurian data misalnya, pelaku melihat foto-foto yang korban publikasikan di media sosial.
Dari sini data pribadi seperti alamat rumah, nama, tanggal lahir, dan lain sebagainya. Kemudian, Eko melanjutkan, pelaku bisa mengumpulkan data-data lainnya dan diolah sehingga mendapatkan data pribadi seutuhnya.
Di sisi lain, pelaku juga bisa melakukan Scam. Penipu beraksi melalui telepon, email, messaging, dan lain sebagainya. Tujuan pada umumnya untuk mendapatkan uang dari pada korban. “Secara lingkup perjalanan memang panjang, tapi proses diolah perlahan-lahan dan cukup berbahaya. Sangat disarankan untuk berhati-hati ketika mau melakukan publikasi,” kata Eko. (OL-12)
Seluruh WNA yang diamankan terancam sanksi tegas atas pelanggaran izin tinggal dan dugaan keterlibatan dalam kejahatan siber.
Pada 2026, kemajuan Large Language Models (LLM) tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga memperluas peluang bagi aktor ancaman.
PT Pegadaian mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber yang belakangan semakin marak
Dengan penetrasi digital yang semakin tinggi, sistem keamanan harus bergerak dari autentikasi berbasis email menuju autentikasi fisik dan device-based.
Layar Windows Update palsu kini menjadi jebakan untuk menipu pengguna agar mengunduh malware.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi digital, risiko kejahatan siber seperti penipuan online, phishing, dan penyalahgunaan identitas juga kian berkembang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved