Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIRI sekaligus CEO Gojek Group, Nadiem Makarim mengatakan dengan lengkapnya fitur layanan, Gojek layak disebut sebagai SuperApp atau aplikasi super. Selain transportasi dan jasa pesan-antar makanan serta barang, kini layanan Gojek juga menyasar pada fitur pembayaran hingga fitur-fitur yang berkenaan langsung dengan keseharian masyarakat.
"Kenapa itu penting? Pada akhirnya masyarakat ingin hal yang simpel dan efisien. Super App itu tersedia semua dalam satu aplikasi, sehingga cost turun dan efisiensi naik. Kemudahan yang didapat, jadi konsumen tidak usah mikir," kata Nadiem dalam keterangan resmi, Jumat, (1/3).
Baca juga: Gojek Jadi Get di Thailand, Ini Kata Nadiem
Nadiem mengklaim saat ini pengguna Gojek memiliki ketergantungan dengan aplikasi yang mereka pakai itu. ""Aplikasi Gojek sudah seperti jadi asisten. SuperApp Gojek adalah suatu inovasi yang benar-benar unik di Indonesia, bahkan di dunia tidak ada Super App seperti Gojek. Banyak yang bilang Gojek seperti WeChat, padahal beda," imbuh Nadiem.
Lantaran memiliki kekhususan dan fitur yang lebih komprehensif dengan aplikasi yang lain, Nadiem pun optimistis aplikasi Gojek dapat terus berkembang dan melanjutkan ekspansi di luar negeri. Apalagi seluruh fitur Gojek dapat diunduh di Play Store, toko aplikasi di ponsel pintar berbasis Android. (OL-7)
DI tengah persaingan ketat industri ride-hailing dan tingginya sensitivitas harga konsumen, perusahaan transportasi online semakin mengandalkan diversifikasi pendapatan.
CEO PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo), Hans Patuwo, memastikan perusahaan akan kembali menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi mitra pengemudi pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
AKSI unjuk rasa buruh menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2026 di Kabupaten Purwakarta diwarnai kericuhan antara ojol dan buruh.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa semangat kebersamaan para pengemudi masih sangat kuat, terutama di tengah risiko pekerjaan yang mereka hadapi setiap hari.
Para pengemudi transportasi online menolak dua hal yaitu potongan komisi 10% dan rencana mereka dijadikan karyawan tetap.
Kabar duka di Hari Guru Nasional, seorang guru ditemukan tewas di tengah hutan, Brebes. Korban mengajar di SD dan memiliki pekerjaan sampingan sebagai ojek online atau ojol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved