Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Para terduga teroris ini diindikasi merupakan bagian dari jaringan anshorut khilafah dan berkorelasi dengan ISIS.
Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang warga berinisial IS di sebuah rumah makan ayam bakar, Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/7) sore.
Iqbal mengatakan berawal dari insiden di Surabaya, para pelaku melakukan kesalahan sehingga membuka pintu masuk untuk Polri. Setelah itu, Polri melakukan proses upaya paksa untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.
Ketujuh tersangka ini ditangkap dalam operasi sejak 12 Juli hingga 17 Juli di Trengganu, Selangor, Perak, dan Johor.
Iqbal mengatakan berawal dari insiden di Surabaya pada Mei 2018, para pelaku melakukan kesalahan sehingga membuka pintu masuk untuk Polri. Setelah itu, Polri melakukan proses upaya paksa untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.
Berdasarkan pendataan dan pemantauan yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Polda Sulsel jaringan kelompok radikal ISIS ini tersebar di hampir seluruh Indonesia kecuali Provinsi Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mereka akan dijerat UU baru nomor 5 tahun 2018.
Saat ini, Abdullah beserta istri dan anaknya masih dalam pengejaran polisi.
Penangkapan teroris akan terus dilakukan sampai mereka bersedia membuka dialog dengan pemerintah.
Penangkapan teroris di Indramayu, Yogyakarta, dan Jakarta pada pekan lalu berbeda dengan kasus teror di Surabaya.
Saat dilakukan penyergapan terhadap kawanan yang diduga kelompok teroris tersebut, sempat terjadi perlawanan dan baku tembak antara empat terduga dan personel Densus 88.
Ketiganya berinisial S, A, dan C. Iqbal menjelaskan, sekitar pukul 17.30 di Jalan kaliurang Km 10 Yogyakarya terjadi beberapa tembakan dari petugas Densus 88. Saat disergap, ketiganya melakukan perlawanan dan penyerangan terhadap petugas dengan senjata tajam jenis parang dan senjata api.
Komisi III DPR RI hari ini, Senin (9/7) mengunjungi Polda Metro Jaya (PMJ). Kunjungan tersebut untuk menanyakan dan memantau kesiapan pengamanan Polri menjelang Asian Games 2018 di Jakarta.
Polisi juga masih melakukan investigasi perihal jaringan teroris yang beraksi di daerah itu
Abdullah yang kini buron, menurut Kapolda, memiliki tiga kartu identitas yang semuanya ternyata palsu. Namun polisi tetap bisa mendeteksinya.
Mereka penasaran ingin mengetahui bagaimana kondisi rumah kontrakan milik Saprani, yang terkena ledakan itu.
Hal itu diketahui dari temuan alat bukti digital milik pelaku sebagai alat komunikasi dengan napiter lainnya melalui pengajian.
Ledakan bom teroris tersebut juga mengindikasikan bahwa jaringan dan sel-sel teroris belakangan ini memelihara eksistensi diri mereka melalui kamuflase dengan cara tinggal sedekat mungkin dengan masyarakat. Dalam situasi demikian, peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya deteksi dini terorisme menjadi sebuah keniscayaan.
Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim menyatakan bahwa bom tersebut bersifat low explosive.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved