Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah disarankan bekerja sama dengan bos Telegram untuk mengatasi aksi kelompok teroris yang kerap berkomunikasi via aplikasi tersebut.
Polisi memastikan layanan atau situs dan akun terkait terorisme sudah dilumpuhkan.
Melalui media sosial juga pelaku yang juga korban satu-satunya pada ledakan Kartasura tersebut diajarkan tentang alat-alat kekerasan, termasuk membuat petasan.
Sebagai pelaku tunggal yang tidak masuk dalam jaringan, kata dia, pelaku dibaiat sendiri dan belajar membuat bom sendiri.
Kedua orangtua pelaku mengetahui aktivitas yang dilakukan anak mereka dan bahkan sempat memperingatkan dia.
Pelaku diketahui belajar sendiri cara membuat bahan peledak dan diaplikasikan sendiri di rumahnya.
Terhadap kasus itu, Haedar meminta kepolisian betul-betul mengedepankan penyelesaian berdasarkan hukum yang adil.
Mereka mendukung Polri mengusut lebih lanjut kasus tersebut.
Sebelum terjadinya peristiwa ledakan bom bunuh diri di Pos Pantau Kartasura, RA keluar dari rumahnya tanpa pamit kepada orang tuanya.
Menurutnya, masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan hal-hal yang sulit dan pada waktunya akan paham.
Bukti bahwa masyarakat Jateng tidak takut dengan aksi teror bom bunuh diri itu adalah aktivitas terjadi seperti biasa dan tidak terjadi kepanikan maupun trauma di kalangan masyarakat.
Pantauan di lapangan, Selasa (4/6), menunjukkan ada peningkatan jumlah personel dari kepolisian yang melakukan penjagaan di Pelabuhan Merak, dibandingkan sebelumnya.
Namun, penyidik Densus 88 Antiteror masih belum meminta keterangan dari RA dan masih menunggu kondisi kesehatan RA pulih.
Menurut MUI, Islam jelas-jelas mencela praktik bom bunuh diri.
Tidak ada penambahan personel yang ditempatkan pascateror bom tersebut.
Sekitar pukul 23.45 WIB, terjadi ledakan yang mengakibatkan pelaku roboh dan luka-luka di depan pos.
Dari hasil olah TKP dan sejumlah barang bukti yang disita dari rumah orangtua RA, disimpulkan bom pinggang yang digunakan RA memiliki daya ledak rendah.
Belum ada indikasi yang menunjukkan bahwa pelaku terkait dengan jaringan teroris tertentu. Polisi masih terus mendalami keterkaitan pelaku dengan jaringan-jaringan teroris yang ada.
Dari informasi warga, Rofik diduga pergi bersama teman-temannya selama menghilang dari rumah.
Ketua RT 01/ RW 02 Kranggan Kulon, Wirogunan Joko Suwanto mengaku Rofik diketahui berubah usai lulus MAN dan kemudian bekerja di Kota Solo.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved