Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Kedua tersangka saat ini sudah mendekam di rumah tahanan Polda Kalteng.
Dari 33 terduga teroris yang ditangkap, 8 di antaranya merupakan perempuan, dan 10 lainnya anak-anak
Awalnya, Densus menangkap terduga teroris bernama Harin alias Abu Zahra di Jalan Lampiri Raya, Jatibening Baru, Pondok Gede, Bekasi pada Senin (10/6) malam.
Densus 88 Satwil Kalimantan Tengah berhasil mengamankan 25 terduga teroris di dua tempat berbeda
Lurah Panarung Faisal mengaku menjadi saksi penggeledahan dua pintu barak terduga milik teroris tersebut.
Pelaku membaiat dirinya sebagai bagian dari IS di bawah pimpinan Abu Bakr Al-Baghdadi dengan menggunakan sarana yang ada di media sosial.
Hingga saat ini Densus 88 masih melakukan pendalaman.
Saudara dari terduga teroris tersebut mengaku tidak banyak tahu karena yang bersangkutan baru saja mudik ke Lampung. Terduga teroris itu sebelumnya bermukin di Jawa.
KEPOLISIAN mendalami jaringan komunikasi tersangka bom bunuh diri di Sukoharjo, Jawa Tengah, berinisial RA, 22.
Pemerintah disarankan bekerja sama dengan bos Telegram untuk mengatasi aksi kelompok teroris yang kerap berkomunikasi via aplikasi tersebut.
Polisi memastikan layanan atau situs dan akun terkait terorisme sudah dilumpuhkan.
Melalui media sosial juga pelaku yang juga korban satu-satunya pada ledakan Kartasura tersebut diajarkan tentang alat-alat kekerasan, termasuk membuat petasan.
Sebagai pelaku tunggal yang tidak masuk dalam jaringan, kata dia, pelaku dibaiat sendiri dan belajar membuat bom sendiri.
Kedua orangtua pelaku mengetahui aktivitas yang dilakukan anak mereka dan bahkan sempat memperingatkan dia.
Pelaku diketahui belajar sendiri cara membuat bahan peledak dan diaplikasikan sendiri di rumahnya.
Terhadap kasus itu, Haedar meminta kepolisian betul-betul mengedepankan penyelesaian berdasarkan hukum yang adil.
Mereka mendukung Polri mengusut lebih lanjut kasus tersebut.
Sebelum terjadinya peristiwa ledakan bom bunuh diri di Pos Pantau Kartasura, RA keluar dari rumahnya tanpa pamit kepada orang tuanya.
Menurutnya, masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan hal-hal yang sulit dan pada waktunya akan paham.
Bukti bahwa masyarakat Jateng tidak takut dengan aksi teror bom bunuh diri itu adalah aktivitas terjadi seperti biasa dan tidak terjadi kepanikan maupun trauma di kalangan masyarakat.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved