Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
IHSG dibuka dibuka menguat 35,82 poin atau 0,56% ke posisi 6.418,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 8,74 poin atau 0,88% menjadi 1.003,72.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa (5/3), mengatakan, kemajuan perundingan perdagangan AS dengan Tiongkok yang sebelumnya mampu memberikan ketenangan bagi pelaku pasar global, kini nampak mulai mereda yang ditandai oleh pelemahan saham AS.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin (4/3), mengatakan IHSG hari ini akan bergerak bervariasi dipengaruhi negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dan juga laporan keuangan emiten.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat (1/3), mengatakan, IHSG hari ini akan bergerak bervariasi dipicu negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China yang masih alot.
Kabar baik datang dari AS dimana Donald Trump mengatakan akan menandatangani perjanjian dagang dengan Xi Jinping pekan ini.
Bursa Amerika Serikat ditutup melemah setelah gunernur The Fed Jerome Powell buka suara mengenai kemungkinan pemerintah gagal membayar utangnya dan ada kemungkinan naikknya jumlah utang pemerintah US.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu (27/2), mengatakan, IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi seiring penantian terhadap perkembangan kesepakatan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok.
Pengamat pasar modal, Aria Santoso, mengatakan dengan kabar ini pasar bisa merasakan bahwa perang dagang yang didengungkan sebelumnya sudah mulai mereda.
Analis Asosiasi Analis Efek Indonesia Reza Priyambada melihat untuk sesaat hasil dari keputusan penundaan penambahan tarif AS kepada Tiongkok bisa mendorong upaya penguatan mata uang rupiah dan memberi sentimen positif pasa IHSG.
Staf kedua negara juga tengah bekerja keras untuk merumuskan bahasa yang tepat untuk perjanjian dagang tersebut.
Pelemahan terjadi akibat dari pelaku pasar melakukan taking profit setelah terjadi penguatan pada intraday perdagangan.
Walau optimisme dagang telah mendorong selera risiko selama beberapa pekan, namun sinyal dari berbagai bank sentral di seluruh dunia adalah faktor yang lebih penting dalam mengangkat aset berisiko, terutama dari Federal Reserve.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa (19/2), mengatakan sejumlah sentimen negatif dapat melemahkan IHSG hari ini antara lain kabar adanya upaya pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang terlontar dari mantan Wakil Direktur Badan Penyelidik Federal (FBI) Andrew McCabe.
Mengutip keterangan tertulis yang dirilis BEI, Sabtu (16/2), untuk rata-rata nilai transaksi harian BEI juga meningkat 3,07% menjadi Rp9,16 triliun dari Rp8,88 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Analis Indopremier Sekuritas Mino menilai IHSG akan cenderung melemah sepanjang hari dipengaruhi sentimen defisitnya neraca perdagangan Januari.
Presiden Tiongkok Xi Jinping akan bertemu delegasi AS hari jumat di sela-sela perundingan dagang tingkat tinggi yang dimulai senin lalu oleh perundingan tingkat wakil menteri.
IHSG dibuka menguat 18,85 poin atau 0,29% ke posisi 6.445,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 4,58 poin atau 0,45% menjadi 1.013,4.
Terpantau, IHSG pada perdagangan Selasa (12/2) pukul 09.50 JATS berada pada level 6.487,45 atau melemah 0,12% dari penutupan Senin di pevel 6.495.
IHSG dibuka 2,04 poin atau 0,03% ke posisi 6.523,7. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 0,5 poin atau 0,05% menjadi 1.028,39.
Pergerakan indeks masih akan dipengaruhi sentimen global terutama kesepakatan antara Tiongkok dan US serta data CAD Indonesia yang kurang baik.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved