Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS harga saham gabungan berada di level 6.053,95 atau naik 21,25 (0,35%) dibanding perdagangan sebelumnya.
Analis sekuritas dari Samuel Research Team memprakirakan IHSG berpotensi tertekan karena faktor dalam dan luar negeri.
"IHSG berpotensi tertekan akibat pelemahan bursa global serta menanti perkembangan gugatan Pemilu 2019 kepada Mahkamah Konstitusi yang batas waktunya jatuh pada hari ini," kata Tim Samuel Research dalam riset hariannya, Jumat (24/5).
Pihaknya menyatakan pada pergerakan bursa hari ini IHSG akan cenderung terkena aksi profit taking setelah mengalami kenaikan yang cukup tinggi pada perdagangan kemarin (+1,57%).
Dari pergerakan pasar saham luar, bursa AS kembali tertekan pada perdagangan semalam. Dalam hal ini, perang dagang AS dan Tiongkok yang memanas masih mengambil peran.
Baca juga: Pascaaksi 22 Mei, IHSG Kembali ke Zona Hijau
Presiden AS Donald Trump juga berencana memasukkan perusahaan video pengawas asal Tiongkok, Hikvision, dalam daftar blacklist mengikuti jejak Huawei.
Kemudian, blacklist tersebut akan membatasi kemampuan perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk membeli teknologi AS.
Hal tersebut membuat kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan tindakan perdagangan tersebut menghambat terjadinya negosiasi dagang antara kedua negara.
"Hal ini yang membuat para pelaku pasar memperkirakan Tiongkok akan terus membantu perusahaan-perusahaan asal negaranya dan tidak menyerah terhadap tekanan tarif dagang yang dilakukan AS," tukasnya.(OL-5)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved