Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih terbilang normal.
Menurutnya, pelemahan tersebut hanya bersifat sementara.
"Kita melihatnya ini sesuatu yang wajar. Karena tekanan globalnya cukup tinggi. Tren ini memang sesuatu yang masih wajar," kata Haryadi kepada Media Indonesia, Jumat (14/6).
Baca juga: Kemendag Raih WTP Delapan Kali Berturut
Ia menilai faktor eksternal yang lebih mendominasi pergerakan pelemahan mata uang garuda dan terkoreksinya IHSG hari ini.
"Masih dominasi faktor eksternal. Seperti perang dagang AS-Tiongkok," katanya.
Adapun digelarnya sidang perdana sengketa Pilpres 2019, dikatakan Haryadi, tidak mempengaruhi pergerakan IHSG dan rupiah hari ini.
"Saya rasa ngga ada ya. Lebih karena faktor eksternal," pungkasnya. (OL-1)
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode perdagangan 19–23 Januari 2026, IHSG turun 1,37% ke level 8.951,010 dari posisi 9.075,406 pada pekan sebelumnya.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah signifikan pada perdagangan Rabu (21/1
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved