Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG Bandung berhasil mengamati detik-detik fase gerhana bulan total pada saat pengamatan di Lereng Anteng Kawasan Punclut Lembang Kabupaten Bandung Barat, pukul 18.18 WIB.
BMKG juga memprediksi adanya Super Blood Moon ini berdampak terhadap lingkungan. Seperti adanya air pasang di sejumlah wilayah di Indonesia. Serta banjir rob di wilayah tertentu.
‘’Utamanya di Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru, Perairan barat Sumatera, Perairan selatan Jawa hingga NTT dengan ketinggian gelombang mencapai 3 meter,’’ kata Eko Prasetyo
Kementerian Agama mengeluarkan panduan penyelenggaraan salat gerhana bulan saat pandemi, untuk mencegah penyebaan virus Covid-19.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umat Islam tuntunan syariat yang mulia ketika terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan
Berdasarkan data astronomi, Rabu (26/5) ini akan terjadi gerhana bulan total atau Khusuful Qamar. Kementerian Agama mengimbau umat Islam agar melakukan salat sunnah gerhana
Sejumlah panduan pelaksanaan salat gerhana seperti boleh dilakukan di masjid/lapangan asal masuk dalam kategori zona hijau dan kuning risiko penularan covid-19.
Salat gerhana adalah salat sunah yang dikerjakan saat terjadi gerhana, baik gerhana matahari atau gerhana bulan.
Rahmat Triyono menyatakan, fase (P1) awal Gerhana Bulan mulai pukul 15.46.12 WIB, 16.46.12 WITA, 17.46.12 WIT yang melintas memotong Papua bagian tengah.
Proses Super Blood Moon sejak fase awal (P1) hingga fase akhir (P4) akan berlangsung selama 5 jam, 5 menit, dan 2 detik.
Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia berkesempatan mengamati fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) yang akan terjadi pada Rabu, 26 Mei 2021.
Durasi gerhana dari awal hingga berakhir adalah 4 jam 20 menit 59 detik
Fenomena pertama yakni venus akan mencapai posisi tertinggi saat matahari terbit yang berlangsung pada 1 Agustus 2020.
Ia menjelaskan dampak tersebut disebabkan pada saat bersamaan air laut naik kemudian ditambah pula air datang dari darat sehingga potensi banjir jauh lebih besar.
Peneropongan malam rutin dilakukan dengan objek bulan, Saturnus, Mars dan Jupiter secara gratis.
Pengelola Planetarium dan Observatorium Jakarta telah menyediakan 13 teleskop untuk masyarakat yang ingin melakukan peneropongan gerhana bulan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved