Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

PSIS Semarang vs Barito Putera, Membawa Musi Besar Mengadu Kekuatan Pemain Sepuh

Akhmad Safuan
04/4/2026 15:20
PSIS Semarang vs Barito Putera, Membawa Musi Besar Mengadu Kekuatan Pemain Sepuh
Ilustrasi(Dok Ist)

LAGA lanjutan Liga Championship 2025/2026 PSIS Semarang vs Barito Putera dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang Minggu (5/4), diperkirakan akan berlangsung menarik karena kedua tim akan berusaha bermain maksimal untuk meraih kemenangan, Laskar Mahesa Jenar bertekat lepas dari bayang-bayang degradasi dan Laskar Antasari berjuang naik kasta.

Memasuki pekan ke-23 Liga Championship 2925/2026 mempertemukan PSIS Semarang vs Barito Putera akan menjadi laga cukup menarik, karena kedua tim membawa misi kemenangan pada laga ini untuk meraih target yakni tuan rumah Laskar Mahesa Jenar dapat keluar dari bayang-bayang degradasi dan tim tamu Laskar Antasari kejar naik ke Asta ke Liga Superleague.

Laga dijadwalkan digelar di Stadion Jatidiri Semarang pada Minggu (504) sore ini, juga bakal menjadi pertarungan dan ajang pembuktian para pemain sepuh (tua) di kedua kubu, di tim PSIS Semarang tercatat ada Alberto “Beto” Goncalves (45), Esteban Vizcarra (39) dan Otavio Dutra (43), sementara Barito Putera ada Fabiano Beltrame (43 tahun) dan Renan Alves (33 tahun).

Meskipun pemain yang mulai menua tersebut tetap dipasang baik di kubu PSIS Semarang maupun Barito Putera, namun bukan berarti kelemahan, karena sepak terjang mereka cukup mumpuni dengan kecepatan dan pengalaman tanding dan menjadi perhitungan pemain muda dalam sejumlah laga.

Sebut saja Alberto “Beto” Goncalves yang baru bergabung dengan PSIS Semarang masih menunjukkan ketajaman taringnya dengan membuat hattrick saat mengalahkan Persipal FC 6-1 pada pekan lalu, bahkan selama bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar mantan striker Timnas Indonesia ini sudah mencetak 4 gol dari 8 pertandingan yang dilakoni.

Misi Besar 

Saat ini PSIS Semarang berada di urutan 8 klasmen sementara Liga Championship mengantongi 19 poin dari 22 pertandingan yang dijalani dengan 5 kali menang, 4 kali seri dan 13 kali kalah, sedangkan Barito Putera berada di urutan 3 memiliki 42 poin dengan catatan 12 kali membukukan kemenangan, 6 kali seri dan 4 kali kalah.

Kedua tim baik Laskar Mahesa Jenar maupun Laskar Antasari pada jelang akhir musim kompetisi tahun ini membawa misi besar yang berada di pundak masing-masing, sehingga pada laga cukup krusial ini keduanya berekat untuk dapat memenangi pertandingan hingga menambah pundi-pundi poin.

PSIS Semarang yang pada awal kompetisi terseok-seok di papan bawah klasmen bahkan cujupblana berada di zona merah, harus berjuang keras untuk tetap bertahan di Liga 2 Championship ini, sehingga kompetisi yang tinggal menyisakan beberapa pertandingan harus dapat memenangkan setiap laga dan meraih 3 poin.

Demikian juga Barito Putera melihat jumlah poin yang telah dikumpulkan juga mempunyai peluang besar untuk naik kasta ke Liga 1 Superleague, mengingat selisih poin dengan puncak klasmen yang masih dipegang PSS Sleman habtavgerpaut 4 poin dan bersaing dengan tim papan atas lainnya yakni Persipura Jayapura dan Kendal Tornado FC.

Pelatih PSIS Semarang Andri Ramawi mengaku seluruh pemain telah siap meladeni Barito Putera dalam lanjutan kompetisi Liga Championship Minggu (5/4) besok, bahkan sebagai tuan rumah yang mendapat dukungan penuh ribuan suporter bertekat untuk menang dalam laga ini serta menambah 3 poin.

"Kura bertekat untuk menang di semua sisa pertandingan untuk mendapatkan posisi aman hingga tetap dapat bertahan di Liga Championship musim mendatang," ujar Andri Ramawi.

Menghadapi Barito Putera pada laga pekan lalu ditahan imbang Persiku Kudus 1-1, menurut Andri Ramawi, selain telah menyiapkan seluruh iehain baik teknik maupun mental, juga strategi khusus untuk mendapat memenangkan pertandingan. "Setiap lawan mempunyai karakter berbeda, sehingga strategi juga disiapkan secara berbeda," tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan COO PSIS Faris Julinar bahwa kemenangan telak atas Persipal Palu menjadi titik balik bagi tim, karena tidak hanya berdampak pada posisi di klasemen, tetapi juga mengangkat beban mental para pemain yang meningkat pesat untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

"Target kami pada pertandingan besok Sabtu (5/4) menang melawan tim tamu Barito Putera, karena posisi PSIS Semarang belum sepenuhnya aman pada musim kompetisi ini," ujar Faris Yulinar.

Menghadapi lawan Barito Putera ini, PSIS Semarang harus dapat bermain bagus dan maksimal karena tidak dapat memandang enteng lawan, hal ini mengingat dalam dua kali laga sebelumnya Laskar Mahesa Jenar belum mampu meredam tim permainan Laskar Antasari yang sering bermain agresif.

Barito Putera dibawah Pelatih Kepala Stefano Cugurra yang memiliki segudang pengalaman dipastikan akan bermain habis-habisan mengingat musi besar yang diemban yakni dapat naik kasta ke Liga Superleague di musim kompetisi mendatang, apalagi setelah ditahan imbang Persiku Kudus menjadi evaluasi untuk mengubah taktik dan strategi. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya