Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

PSIS Semarang vs Persipal Palu: Laga Hidup Mati Laskar Mahesa Jenar Keluar Zona Merah

Akhmad Safuan
28/3/2026 09:27
PSIS Semarang vs Persipal Palu: Laga Hidup Mati Laskar Mahesa Jenar Keluar Zona Merah
Para pemain PSIS Semarang genjot latihan keras jelang menghadapi Persipal Palu untuk keluar dari zona degradasi (PSIS Semarang)

PERTANDINGAN pekan ke-22 Liga Championship 2025/2026 akan menyajikan duel krusial antara PSIS Semarang menjamu Persipal Palu di Stadion Jatidiri, Minggu (29/3) malam. Laga ini menjadi penentu nasib kedua tim yang tengah berjuang keras untuk bertahan di kasta tertinggi kompetisi musim depan.

Saat ini, baik PSIS Semarang yang dijuluki Laskar Mahesa Jenar maupun Persipal Palu (Laskar Tadulako) masih terpuruk di zona merah klasemen sementara Grup B (Timur). Ancaman degradasi yang nyata membuat sisa laga musim ini menjadi beban berat bagi kedua kesebelasan.

PSIS Semarang saat ini menempati urutan ke-9 dengan koleksi 16 poin dari 21 pertandingan. Dari total laga yang dijalani, tim kebanggaan warga Semarang ini mencatatkan 4 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 13 kekalahan. Kemenangan atas Persipal menjadi harga mati bagi PSIS jika ingin segera mentas dari zona degradasi.

Di sisi lain, Persipal Palu masih terbenam di dasar klasemen dengan raihan 7 poin. Dari 21 laga, Laskar Tadulako belum sekalipun meraih kemenangan, dengan rincian 7 kali imbang dan 14 kali kalah. Meski peluang lolos dari degradasi terbilang tipis dengan sisa 6 pertandingan, Persipal berpotensi menjadi batu sandungan bagi tim-tim lain.

Pelatih Kepala PSIS Semarang, Andri Ramawi, mengungkapkan bahwa skuadnya telah melakukan persiapan intensif demi mengamankan poin penuh di kandang.

"Usai libur lebaran, kita langsung menggenjot latihan keras untuk menghadapi pertandingan melawan tim tamu Persipal Palu pada Minggu (29/3) malam," ujar Andri Ramawi.

Persiapan intensif tersebut dilakukan di Boyolali mengingat jadwal kompetisi yang kian mepet. Andri mengakui adanya beban berat agar tim tidak tergelincir ke kasta bawah, namun ia tetap optimis anak asuhnya mampu mengatasi perlawanan lawan.

"Target kita jelas, dapat 3 poin dan lolos dari degradasi," tegasnya.

Perjalanan PSIS di sisa musim ini diprediksi tidak mudah. Dari 6 laga tersisa (3 kandang dan 3 tandang), mereka masih harus bertemu tim-tim tangguh seperti Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman. Namun, modal positif dikantongi Laskar Mahesa Jenar setelah berhasil meraih 5 poin dari tiga laga terakhir.

Meski secara statistik PSIS lebih diunggulkan, Andri Ramawi mengingatkan para pemainnya untuk tetap waspada dan tidak meremehkan Persipal Palu.

"Saya meminta seluruh pemain yang diturunkan pada laga Minggu malam untuk tetap fokus dan tidak terlalu percaya diri (kepedean), sehingga tidak sampai kecolongan mengingat Persipal Palu dapat menjadi pengganjal," pungkas Andri. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya