Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU sekitar 2 bulan bergabung dan setelah kalah derby saat menghadapi Kendal Tornado FC, PSIS Semarang resmi akhiri kontrak kerjasama (copot) Jefri Sastra dari kursi pelatih Sabtu (31/1). Langkah ini diambil setelah Laskar Mahesa Jenar belum beranjak dari zona degradasi.
Pelatih Jefri Sastra berusia 60 tahun yang baru sekitar 2 bulan bergabung dengan PSIS Semarang dalam melakoni 7 kali pertandingan menghadapi sejumlah timbdi Liga Championship 2025/2026. Ia memang mempunyai target keluar dari zona degradasi setelah mengalami perombakan management di bawah CEO Datu Nova Fatmawati.
"PSIS Semarang dan Jefri Sastra sepakat untuk mengakhiri kontrak kerja sebagai pelatih kepala pada Sabtu (31/1)," kata Assisten Manager PSIS Semarang Reza Handhika.
Keputusan pencopotan Jefri Sastra dari kursi pelatih ini, menurut Reza Handhika, diambil berdasarkan hasil evaluasi manajemen PSIS Semarang pada putaran kedua Liga Championship 2025/26. Evaluasi itu guna memperbaiki performa Laskar Mahesa Jenar di putaran berikutnya. Hasilnya pelatih ini belum tampil memuaskan.
Sebelumnya usai kekalahan saat menghadapi Kendal Tornado FC Jefri Sastra mengungkapkan kekecewaannya. Pasalnya hasil yang dicapai seperti mengulangi kejadian pekan ke-16 lalu, tepatnya saat Laskar Mahesa Jenar tumbang dengan skor yang sama ketika menjamu Deltras FC.
Menurut Jafri Sastra sederet masalah yang masih menjadi pekerjaan rumah anak asuhnya. Saat ini catatan kebobolan dengan skor 0-3 saat melawan Kendal Tornado FC dan Deltras FC menjadi peringatan keras bagi Laskar Mahesa Jenar dan produktivitas gol Alberto Goncalves dkk masih belum optimal.
"Berdasar data di 3 laga terakhir hanya bisa menghasilkan satu gol saja dan itu pun dicetak melalui skema bola mati serta kebobolan 6 gol," ungkap Jefri Sastra.
Dari hasil evaluasi ini, demikian Jefri Sastra, masih harus berbenah lagi untuk pertandingan berikutnya. "Setiap selesai bertanding, kami selalu evakuasi apa yang menjadi kekurangan kami baik itu masalah chemistry, fisik, finishing, maupun pertahanan," tambahnya.
Berdasarkan catatan Jefri bergabung dengan PSIS Semarang sejak November 2025. Setelah tim Laskar Mahesa Jenar mengalami perubahan management dibawah CEO Datu Nova Fatmawati yang mengambil saham terbesar milik Yoyok Sukawi.
Di bawah management baru ini, PSIS Semarang mengambil langkah langkah besar untuk melakukan perbaikan untuk keluar dari zona degradasi. Mereka mengganti pelatih kepala dan merekrut 14 pemain anyar baik itu pemain impor maupun lokal.
Namun hingga di akhir putaran pertama ini, PSIS Semarang masih belum beranjak dari zona merah group B Liga Championship 2025/2026. Tepatnya berada di urutan 9 dari 18 pertandingan yang dilakoni mengantongi 11 poin dengan 3 kali menang, 2 kali seri dan 13 kali kalah.
Sedangkan di bawah asuhan Jafri Sastra Laskar Mahesa Jenar memiliki rekor 7 kali bertanding berhasil mempersembahkan 3 kali kemenangan saat PSIS Semarang. Mereka menang saat menghadapi Persiba Balikpapan (1-0), Persipal Palu FC (2-0) dan Persela Lamongan (1-0).
Namun dari 7 kali pertandingan itu, PSIS Semarang mengalami 4 kali kehalahan yakni saat menghadapi Barito Putera (0-1), PSS Sleman (1-2), Deltras FC (0-3) dan Kendal Tornado FC (0-3). Sehingga jika ingin lolos dari zona degradasi Liga 2 Championship 2025/2026 Laskar Mahesa Jenar harus melakukan perbaikan lagi pada putaran berikutnya. (Z-2)
Kendal Tornado FC menghadapi Persiku Kudus pada lanjutan Grup B Liga Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari. Kedua tim sama-sama membidik kemenangan krusial.
Kendal Tornado FC vs Persipal Palu tersaji di pekan ke-16 Liga Championship 2025/2026. Laskar Badai Pantura waspadai wajah baru Laskar Tadulako.
JELANG pertandingan lanjutan Liga Championship mempertemukan PSIS Semarang vs Deltras Sidoarjo yang dijadwalkan pada Sabtu (17/1) di Stadion Jatidiri Semarang,
PSIS Semarang makin berat keluar dari zona degradasi Liga Championship 2025/2026 usai kalah 1-2 dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved