Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LAGA perdana putaran ketiga Liga Championship 2025/2026 PSIS Semarang vs Persela Lamongan di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (15/2) sore, berlangsung sengit. Laskar Jaka Tingkir dengan 10 pemain berhasil menahan imbang Laskar Mahesa Jenar 1-1.
Pertandingan PSIS Semarang vs Persela Lamongan diwarnai kartu merah oleh wasit. Persela Lamongan berhasil mencuri skor di babak awal, meskipun harus kehilangan satu pemain akibat terkena kartu merah.
Sedangkan di babak kedua, gol PSIS Semarang teranulir karena off side. Kedudukan berakhir imbang 1-1.
Mengawali babak pertama laga kedua, wasit yang memimpin pertandingan mengecek VAR untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran, karena kedua tim ngotot untuk dapat mencetak gol cepat.
Daniel Goncalves sempat dapat momentum untuk membawa timnya unggul lebih awal karena dapat bergerak bebas di area pertahanan PSIS Semarang untuk memberikan assist ke rekannya.
Namun, sayang kesempatan itu lolos karena tidak ada satu pun pemain Persela Lamongan yang bisa menyambutnya.
Giliran PSIS Semarang melalui Tegar Infantrie mencoba peruntungan dengan melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti Persela Lamongan pada menit ke-9, tetapi tendangan itu berhasil ditangkap kiper.
Pada menit ke-14 malapetaka terjadi di kubu Laskar Mahesa Jenar. Setelah Laskar Jaka Tingkir memanfaatkan kesalahan Ibrahim Sanjaya yang lengah, saat pemain Persela Lamongan mengirimkan crossing bola dimanfaatkan oleh Hambali Tolib untuk mencetak gol. Kedudukan menjadi 0-1 untuk tim tamu.
Tertinggal 0-1, tuan rumah PSIS Semarang mencoba bangkit selalui Madilesa yang masuk dari sisi pertahanan Persela Lamongan setelah mendapatkan umpan bola dari rekannya pada menit ke-27, namun tendangannya ke gawang tidak jelas arahnya dan gagal membuahkan hasil apa pun.
Pada menit ke,l-32', PSIS Semarang kembali melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang Persela Lamongan. Tetapi kandas menembus pertahanan lawan yang cukup solid hingga para pemain Laskar Mahesa Jenar protes ke wasit. Akibatnya pemain Laskar Jaka Tingkir terindikasi melakukan pelanggaran.
Setelah menfecek VAR, wasit memberikan kartu merah dan keluar lapangan untuk pemain Persela Lamongan Titan Agung sehingga terpaksa tim tamu bermain dengan 10 punggawa.
Unggul dalam jumlah pemain, PSIS Semarang tetap belum mampu menyamakan kedudukan bahkan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama skor tetap tidak berubah 0-1 untuk keunggulan Persela Lamongan.
Memasuki babak kedua gol untuk menyamakan kedudukan berhasil dari sepak pojok setelah Octavio Dutra sukses menanduk bola hasil umpan dari sisi kiri dan menggetarkan gawang Persela.
Namun, wasit pertandingan Bangkit Sanjaya menghentikan pertandingan untuk mengecek melalui VAR. Gol dianulir karena Madilesa dinyatakan berada dalam posisi offside.
Pertandingan kembali berlanjut, hingga penyerang PSIS Semarang Rafinha nyaris menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-74, saat melesatkan tendangan pleasing dari luar kotak penalti Persela Lamongan dan gagal digapai Rafli Mahreza namun tendangannya mengenai mistar gawang dan bola keluar lapangan.
Bahkan, gawang PSIS Semarang nyaris kembali jebol setelah Persela Lamongan berhasil memanfaatkan peluang emas melalui skema serangan balik pada menit ke-80. Namun, serangan kejut tersebut berhasil diamankan kiper Mario Fabiyo Londok yang tampil sigap untuk mengantisipasi larinya bola.
Di menit ke-81, Rafinha kembali mendapat peluang emas tetapi berhasil digagalkan Rafli Mahreza, baru kemudian Laskar Mahesa Jenar akhirnya berhasil mencetak gol ke gawang Persela Lamongan pda menit akhir tambahan waktu babak kedua.
Gol PSIS Semarang terjadi ketika Otavio Dutra melesatkan tendangan keras ke gawang Laskar Jaka Tingkir setelah memanfaatkan second ball di dalam kotak penalti tim tamu dan tendangan itu mengenai kaki Rafinha dan mengalir masuk ke gawang Persela Lamongan dengan mulus tidak dapat diantisipasi kiper Rafli Mahreza skor berubah 1-1.
Pada menit ke-90+7, PSIS Semarang nyaris menambah skor, namun gol Otavio Dutra kembali dianulir wasit setelah mengecek VAR karena ada indikasi offside dan menghalangi pandangan kiper saat Otavio Dutra menanduk bola, hingga wasit meniup peluit panjang skor tetap tidak berubah 1-1. (H-4)
AMBISI PSIS Semarang keluar dari zona degradasi dan tetap bertahan di Liga Championship mendatang semakin terlihat.
PSIS Semarang resmi mengakhiri kontrak Jefri Sastra setelah dua bulan melatih. Evaluasi manajemen dilakukan karena tim belum keluar dari zona degradasi Liga Championship 2025/2026.
Kendal Tornado FC menghadapi Persiku Kudus pada lanjutan Grup B Liga Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari. Kedua tim sama-sama membidik kemenangan krusial.
Kendal Tornado FC vs Persipal Palu tersaji di pekan ke-16 Liga Championship 2025/2026. Laskar Badai Pantura waspadai wajah baru Laskar Tadulako.
JELANG pertandingan lanjutan Liga Championship mempertemukan PSIS Semarang vs Deltras Sidoarjo yang dijadwalkan pada Sabtu (17/1) di Stadion Jatidiri Semarang,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved