Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Thomas Tuchel Semprot Wasit Usai Laga Inggris vs Uruguay Penuh Skandal 

Thalatie K Yani
28/3/2026 08:10
Thomas Tuchel Semprot Wasit Usai Laga Inggris vs Uruguay Penuh Skandal 
Laga persahabatan Inggris vs Uruguay berakhir imbang 1-1 diwarnai keputusan kontroversial wasit. Dari skandal kartu kuning hingga penalti menit akhir yang diperdebatkan.(England Team)

LAGA persahabatan antara Inggris dan Uruguay yang berakhir imbang 1-1 pada Jumat malam waktu setempat menyisakan perdebatan panas. Alih-alih menjadi ajang pemanasan yang mulus menuju Piala Dunia, pertandingan ini justru diwarnai serangkaian keputusan wasit yang dianggap aneh dan membingungkan.

Inggris nyaris mengamankan kemenangan lewat gol larut Ben White, sebelum penalti Federico Valverde di masa injury time membatalkan keunggulan tersebut. Namun, sorotan utama tertuju pada kepemimpinan wasit Sven Jablonski yang disebut Thomas Tuchel sebagai "hari buruk di kantor".

Skandal "Dua Kartu Kuning" Manuel Ugarte

Momen paling membingungkan terjadi ketika gelandang Uruguay, Manuel Ugarte, tampak menerima dua kartu kuning namun tetap berada di lapangan. Grafik siaran televisi menunjukkan Ugarte dikartu kuning pada menit ke-70, dan kembali menerima kartu serupa 11 menit kemudian karena protes keras.

Anehnya, Ugarte tidak diusir keluar lapangan. Belakangan, data statistik Opta mengklarifikasi kartu kuning pertama sebenarnya diberikan kepada Jose Gimenez, sementara Ugarte baru benar-benar menerima kartu kuning pertamanya pada menit ke-81. Kekacauan informasi ini sempat membuat bangku cadangan Inggris meradang.

Protes Keras Thomas Tuchel

Manajer Inggris, Thomas Tuchel, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap perangkat pertandingan. Ia menyoroti tekel keras Ronald Araujo terhadap Phil Foden yang tidak membuahkan hukuman apa pun, meski Foden terpaksa ditarik keluar karena cedera.

"Performa yang sama sekali tidak bagus sepanjang pertandingan," ujar Tuchel. "Saya tidak habis pikir tekel seperti itu bahkan tidak diperiksa (VAR). Penalti di akhir laga juga sangat meragukan. Bahkan ada pemain yang mendapat dua kartu kuning tapi tidak dikeluarkan."

Bek Inggris, Harry Maguire, juga menyatakan keheranannya atas insiden yang menimpa Foden. "Anda tidak akan melihat tekel seperti itu tanpa kartu merah. Sangat mengecewakan wasit membiarkan hal semacam itu terjadi hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia," tegas Maguire.

Kontroversi VAR di Kedua Gol

Dua gol yang tercipta pun tidak lepas dari drama. Gol pembuka Inggris yang dicetak Ben White sempat dicek VAR karena dugaan pelanggaran Adam Wharton terhadap Jose Gimenez dalam proses sepak pojok. Pelatih tim wanita AS, Emma Hayes, menilai insiden tersebut 90 persen seharusnya dianggap pelanggaran.

Puncak drama terjadi saat Uruguay menyamakan kedudukan. Wasit awalnya membiarkan benturan antara Ben White dan Federico Vinas di kotak terlarang, namun mengubah keputusannya menjadi penalti setelah melihat monitor VAR.

"Wasit sebenarnya berada di posisi yang sangat baik saat memberikan keputusan awal. Itu hanya kecerobohan dari White, dia menyentuh bola lebih dulu. Jika keputusan di lapangan tidak memberikan penalti, seharusnya VAR tidak perlu mengintervensi," komentar mantan kiper Inggris, Paul Robinson.

Meski Tuchel mengaku puas dengan performa anak asuhnya secara keseluruhan, rentetan insiden ini menjadi alarm bagi kesiapan mental skuad Three Lions menghadapi tekanan di turnamen besar mendatang. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya