Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Meski Manchester City Melaju ke Babak Kelima Piala FA, Pep Guardiola Soroti Lemahnya Pembacaan Ruang

Basuki Eka Purnama
15/2/2026 08:23
Meski Manchester City Melaju ke Babak Kelima Piala FA, Pep Guardiola Soroti Lemahnya Pembacaan Ruang
Pelatih Manchester City Pep Guardiola(AFP/OLI SCARFF )

MANCHESTER City memastikan satu tiket di babak kelima Piala FA setelah menundukkan Salford City dengan skor 2-0 di Stadion Etihad, Sabtu (14/2). 

Meski berhasil meraih kemenangan, manajer City, Pep Guardiola, memberikan evaluasi mendalam terkait performa anak asuhnya yang dianggap gagal membaca situasi di lapangan dengan optimal.

Laga dimulai dengan sangat menjanjikan bagi tuan rumah. Baru memasuki menit keenam, The Citizens sudah unggul melalui gol bunuh diri bek Salford City, Alfie Dorrington. 

Keunggulan kilat ini sempat diprediksi akan membuka keran gol lebih banyak, namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Manchester City tampak kesulitan mengembangkan kreativitas serangan untuk membongkar pertahanan rapat lawan.

Kritik Taktis Guardiola

Usai pertandingan, Pep Guardiola tidak menutupi kekecewaannya terhadap cara timnya mengeksploitasi pertahanan lawan. 

Menurut Guardiola, pergerakan para pemainnya terlalu statis dan tidak adaptif terhadap perubahan skema bertahan Salford.

"Ruang gerak yang kami serang selalu bergantung pada posisi bertahan mereka dan kami tidak membacanya," ujar pelatih asal Spanyol itu sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Kritik ini merujuk pada kebuntuan yang dialami Manchsester City hampir di sepanjang laga. 

Meskipun mendominasi penguasaan bola, aliran serangan City sering kali terhenti di sepertiga akhir lapangan karena kurangnya kecermatan pemain dalam mencari celah.

Penampilan Apik Tijjani Reijnders dan Gol Pengunci

Kebuntuan tersebut baru terpecahkan saat laga memasuki menit-menit krusial. Pemain Manchester City yang baru bergabung pada bursa transfer lalu, Tijjani Reijnders, menjadi sosok kunci dalam memastikan kemenangan timnya.

Reijnders dan kawan-kawan terus menekan hingga akhirnya gol kedua yang dinanti baru bisa tercipta ketika laga hanya tersisa sembilan menit. Gol telat ini sekaligus mengakhiri perlawanan gigih Salford City yang sempat membuat publik Etihad tegang.

Meski mengaku lega karena timnya berhasil lolos, Guardiola menegaskan bahwa proses transisi dan skema serangan timnya masih membutuhkan perbaikan besar.

"Kita harus menghabiskan waktu untuk membuat prosesnya lebih cepat dan lebih baik. Satu-satunya kabar baik adalah kami berhasil melewatinya," pungkas Guardiola.

Kemenangan ini membawa Manchester City melaju ke fase berikutnya Piala FA, namun Pep Guardiola telah memberikan sinyal peringatan bahwa kualitas individu saja tidak cukup tanpa kecerdasan taktis dalam membaca situasi pertandingan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya