Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ERA baru Marseille tanpa Roberto De Zerbi dimulai dengan rasa hambar. Bertanding di hadapan publik Stade Vélodrome, Sabtu (14/2) malam, Marseille harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Strasbourg dalam laga yang diwarnai drama penalti di pengujung laga.
Pertandingan ini merupakan ujian perdana bagi pelatih interim Jacques "Pancho" Abardonado. Ia ditunjuk mendadak setelah De Zerbi resmi meninggalkan kursi kepelatihan pada Rabu (11/2) lalu melalui kesepakatan bersama, menyusul performa buruk tim di kancah domestik dan kegagalan di Liga Champions.
Marseille sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan. Meskipun atmosfer stadion terasa dingin akibat aksi protes suporter, tuan rumah mampu unggul lebih dulu pada menit ke-14 lewat aksi Mason Greenwood.
Keunggulan tersebut bertambah sesaat setelah turun minum. Pada menit ke-47, Amine Gouiri mencatatkan namanya di papan skor, membawa Marseille memimpin 2-0. Skor ini bertahan cukup lama dan seolah akan menjadi kado manis bagi awal masa jabatan Abardonado.
Namun, Strasbourg menolak menyerah. Tim tamu mulai bangkit lewat gol pemain pengganti, Sebastian Nanasi, pada menit ke-73.
Memasuki masa injury time, drama memuncak saat Emerson Palmieri melakukan pelanggaran terhadap Gessime Yassine di kotak terlarang. Joaquin Panichelli, yang maju sebagai eksekutor penalti di menit ke-97 dengan tenang menaklukkan kiper Marseille, memastikan laga berakhir imbang 2-2.
Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Marseille yang belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Pekan sebelumnya, mereka bahkan dihajar 5-0 oleh sang rival abadi, PSG, dalam laga Le Classique.
Situasi di luar lapangan pun tak kalah panas. Sebelum sepak mula, ribuan kursi di tribun tetap kosong selama 15 menit sebagai bentuk protes suporter. Berbagai spanduk kecaman dibentangkan, menargetkan pemilik klub Frank McCourt dan presiden Pablo Longoria atas ketidakstabilan manajerial yang terjadi.
Dengan hasil ini, Marseille masih tertahan di posisi ke-4 klasemen sementara Ligue 1, tertinggal 11 poin dari PSG di puncak klasemen dan selisih 2 poin dari Lyon di peringkat ketiga.
Kini, manajemen Marseille memikul beban berat untuk segera menemukan pelatih permanen kedelapan mereka sejak 2019 guna menyelamatkan sisa musim. (AFP/Z-1)
Marseille harus mengubur impian di Coupe de France setelah kalah adu penalti 3-4 dari Toulouse. Laga sengit di Orange Vélodrome berakhir imbang 2-2 di waktu normal.
Marseille menjamu Toulouse di perempat final Coupe de France 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci di Stade Velodrome.
Stade Brestois meraih kemenangan penting setelah menaklukkan Olympique Marseille dalam lanjutan Ligue 1 di Stadion Francis-Le Blé, Sabtu (21/2) WIB.
Marseille meyakini bahwa sosok Habib Beye adalah figur yang tepat untuk membangkitkan mentalitas skuad yang sempat goyah.
Prediksi, head-to-head, dan susunan pemain Brest vs Marseille di Ligue 1 2026. Bisakah Marseille menang tanpa Roberto De Zerbi?
Strasbourg sukses menghentikan perlawanan sengit Stade de Reims lewat dua penalti di menit-menit akhir. Kemenangan 2-1 ini membawa Strasbourg ke semifinal pertama sejak 2001.
Meski Strasbourg dan Lens tampil terbuka dan saling jual beli serangan, skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir yang adil bagi kedua belah pihak.
Strasbourg menjamu Lens di Ligue 1 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci kedua tim di Stade de la Meinau.
Kemenangan atas Lyon menjadi suntikan motivasi penting bagi Strasbourg yang kini merangkak naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara Ligue 1.
Lyon incar rekor 14 kemenangan beruntun saat bertamu ke markas Strasbourg. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci Ligue 1 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved