Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKALAHAN mengejutkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 3-1 dari Stade Rennais di Roazhon Park, Jumat (13/2), menyisakan kekecewaan mendalam bagi kubu tim tamu. Meski mendominasi jalannya pertandingan pekan ke-22 Ligue 1 tersebut, Les Parisiens dipaksa menyerah oleh efisiensi tinggi sang lawan.
Pelatih PSG, Luis Enrique, mengungkapkan kesulitan dalam menganalisis kekalahan tersebut. Menurutnya, statistik menunjukkan dominasi mutlak timnya, namun hasil di papan skor berkata lain.
"Sulit untuk melakukan analisis karena saya pikir kami mendominasi babak pertama, menciptakan banyak peluang, tetapi kami tertinggal 1–0 saat turun minum. Setelah itu, kami menciptakan banyak hal, kami memiliki hampir empat expected goals tetapi hanya mencetak satu, sementara Rennes menciptakan kurang dari dua tetapi mencetak tiga gol. Mengingat mereka seefisien itu, mereka layak menang," ujar Luis Enrique kepada PSG TV.
Enrique juga tidak menutupi hasil buruk ini berdampak pada mentalitas anak asuhnya. Ia menekankan pentingnya perbaikan segera karena hasil ini mulai mengikis rasa percaya diri tim di lapangan.
"Kami perlu berbenah, kami kesal karena hasil ini berarti berkurangnya kepercayaan diri bagi tim. Dan lawan merasa mereka bisa menang, dan dalam arti itu, segalanya menjadi lebih sulit bagi kami," tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, penyerang PSG Ousmane Dembele mengakui bahwa pemborosan peluang menjadi faktor utama kegagalan mereka membawa pulang poin dari markas Rennes. Meskipun sempat memperkecil ketertinggalan, PSG gagal memanfaatkan momentum untuk menyamakan kedudukan.
"Pertama, kami harus mengutamakan tim, kami melewatkan banyak peluang. Kami bisa saja menyamakan kedudukan, tetapi saya juga berpikir Rennes layak mendapatkan kemenangan mereka," kata Dembele.
Kekalahan ini menjadi sinyal waspada bagi PSG yang sudah ditunggu jadwal padat, termasuk laga krusial di babak play-off. Dembele pun langsung mengalihkan fokus pada tantangan berikutnya melawan AS Monaco.
"Ya, perjalanan tandang ke Monaco untuk play-off. Kami tahu itu tidak akan mudah. Kami kalah di sana, jadi kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menang," tutup pemain timnas Prancis tersebut.
Kekalahan ini membuat posisi PSG di puncak klasemen Ligue 1 kian tertekan, terutama dalam menjaga konsistensi performa di sisa musim. (PSG/Z-2)
Tanpa manajer tetap, Stade Rennais sukses menumbangkan pemuncak klasemen Ligue 1, PSG dengan skor 3-1.
PSG menargetkan kemenangan atas Rennes untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Prancis 2025/2026. Luis Enrique andalkan Ousmane Dembele dan Marquinhos.
Carlos Baleba jadi incaran utama PSG, Chelsea, MU, dan Tottenham. Brighton patok harga £100 juta untuk sang gelandang. Simak update terbarunya!
Analisis mendalam Rennes vs PSG di Ligue 1 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan kondisi tim terbaru di Roazhon Park.
Paris Saint-Germain mencetak sejarah dengan kemenangan terbesar atas Marseille di Parc des Princes.
PSG kalah 1-3 dari Rennes di Ligue 1. Kekalahan ini mengancam posisi puncak klasemen dan membuka peluang bagi rival untuk menggeser juara bertahan.
PSG menargetkan kemenangan atas Rennes untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Prancis 2025/2026. Luis Enrique andalkan Ousmane Dembele dan Marquinhos.
Paris Saint-Germain pesta gol 5-0 atas Marseille di Le Classique Ligue 1 2026. Dembele cetak dua gol, Kvaratskhelia dan Lee Kang-in ikut mencetak gol, PSG kembali ke puncak klasemen.
Kemenangan atas Newcastle United menjadi harga mati bagi PSG demi mengamankan posisi di zona delapan besar klasemen Liga Champions untuk lolos otomatis ke babak 16 besar.
Paris Saint-Germain (PSG) bersiap menjamu Newcastle United dalam laga matchday kedelapan yang krusial bagi posisi kedua tim di klasemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved