Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJUTAN besar terjadi di Ligue 1 setelah Stade Rennais menaklukkan juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 3-1, Jumat (13/2). Hasil ini bukan hanya menghentikan tren tujuh kemenangan beruntun PSG, tetapi juga membuat posisi mereka di puncak klasemen terancam. Lens (peringkat 2) bisa kembali ke puncak klasemen jika mereka mengalahkan Paris FC (peringkat 15), Sabtu.
Kekalahan tersebut membuka peluang bagi para pesaing untuk mendekat dan bahkan menggeser PSG dari singgasana. Situasi ini menjadi alarm serius bagi skuad asuhan Luis Enrique di tengah ketatnya persaingan papan atas.
Rennes yang baru saja melakukan pergantian pelatih tampil mengejutkan. Di bawah arahan pelatih sementara Sebastien Tambouret, tim menunjukkan perubahan signifikan setelah sebelumnya menelan empat kekalahan beruntun.
PSG sejatinya memulai pertandingan dengan agresif. Ousmane Dembele dan Desire Doue beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun pertahanan tuan rumah mampu meredam tekanan. Justru Rennes yang lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-34 lewat sepakan Mousa Al-Tamari yang mengarah ke pojok bawah gawang Matvei Safonov.
Memasuki babak kedua, Rennes menggandakan keunggulan pada menit ke-69 melalui sundulan Esteban Lepaul memanfaatkan sepak pojok. PSG sempat merespons cepat dua menit berselang lewat gol Dembele setelah menerima umpan silang terdefleksi.
Luis Enrique mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Bradley Barcola dan Lee Kang-in. Namun rapuhnya koordinasi lini belakang membuat PSG kembali kebobolan pada menit ke-81. Breel Embolo yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan Rennes lewat gol ketiga.
Meski mencetak gol ketujuh dalam sepuluh pertandingan terakhir, Dembele memberikan evaluasi tajam terhadap performa timnya.
"Kami harus memenangkan pertandingan seperti ini. Kami harus bermain sebagai tim, bukan sebagai individu," ujar Dembele.
"Kami harus memasukkan lebih banyak hasrat ke dalamnya. Kami harus bermain untuk Paris Saint-Germain agar bisa memenangkan pertandingan, karena jika kami bermain sendiri-sendiri di lapangan, itu tidak akan berjalan baik, kami tidak akan memenangkan gelar yang kami inginkan."
Ia juga mengakui Rennes tampil sangat baik dalam laga tersebut.
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi PSG, terutama menjelang agenda penting di kompetisi Eropa. Dengan klasemen yang semakin ketat, PSG tak lagi memiliki ruang untuk kehilangan poin jika ingin mempertahankan status sebagai pemuncak Ligue 1. (AFP/Z-2)
Pelatih PSG Luis Enrique dan Ousmane Dembele buka suara terkait kekalahan mengejutkan 3-1 dari Rennes. Efisiensi jadi masalah besar Les Parisiens.
Tanpa manajer tetap, Stade Rennais sukses menumbangkan pemuncak klasemen Ligue 1, PSG dengan skor 3-1.
Analisis mendalam Rennes vs PSG di Ligue 1 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan kondisi tim terbaru di Roazhon Park.
PARIS Saint-Germain (PSG) tampil dominan dalam laga sarat gengsi bertajuk Le Classique melawan Olympique Marseille pada pekan ke-21 Ligue 1.
Simak profil lengkap Amine Gouiri, striker andalan Olympique Marseille musim 2025/2026 yang cetak brace saat kalahkan Lens 3-1.
Marseille (OM) berada di peringkat 3 Klasemen Ligue 1 usai kalahkah Lens 3-1.
Lens merebut puncak klasemen Ligue 1 usai menang 2-1 di kandang Angers, saat Paris Saint-Germain (PSG) menelan kekalahan tipis 0-1 dari AS Monaco.
Marseille menggeser Paris Saint-Germain (PSG) dari puncak klasemen Ligue 1, pada pekan kedelapan yang berlangsung Sabtu (18/10) sampai Senin (20/10).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved