Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
STADION Beaujoire menjadi saksi betapa kejamnya statistik dalam sepak bola. Meski mendominasi permainan dengan melancarkan 20 tembakan, FC Nantes harus menyerah kalah 1-4 dari OGC Nice dalam lanjutan Ligue 1. Efisiensi luar biasa tim tamu yang mencetak empat gol hanya dari empat tembakan tepat sasaran menjadi kunci kekalahan menyakitkan bagi tuan rumah.
Laga ini merupakan pertemuan kedua antara kedua tim dalam satu bulan terakhir setelah sebelumnya Nice menyingkirkan Nantes di ajang Coupe de France. Sayangnya, upaya balas dendam Nantes di depan pendukung sendiri berakhir antiklimaks.
Nantes sebenarnya memulai laga dengan inisiatif menyerang melalui aksi Mostafa Mohamed di menit ke-11. Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang. Melalui sebuah serangan balik cepat, Nice membuka keunggulan lewat peluang pertama mereka melalui Mohamed Ali Cho pada menit ke-15.
Ali Cho benar-benar menjadi momok bagi pertahanan Nantes malam itu. Ia kembali mencetak gol kedua pada menit ke-27 setelah memanfaatkan umpan silang Morgan Sanson. Penderitaan tuan rumah bertambah di menit ke-40 saat Sofiane Diop memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk memperlebar jarak menjadi 3-0.
Harapan sempat muncul bagi Nantes sesaat sebelum turun minum. Bomber Mesir yang baru kembali dari Piala Afrika, Mostafa Mohamed, berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan dari situasi sepak pojok pada menit ke-45+2. Skor 1-3 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Nantes tampil habis-habisan untuk mengejar ketertinggalan. Tekanan bertubi-tubi dilancarkan melalui Abline dan Lepenant, namun penampilan gemilang kiper Nice, Maxime Dupe, membuat peluang tersebut sirna. Keberuntungan pun seolah menjauh dari Nantes saat sundulan Mostafa Mohamed hanya membentur tiang gawang, disusul penyelamatan heroik Jonathan Clauss di garis gawang.
Secara statistik, Nantes unggul jauh dengan nilai Expected Goals (xG) mencapai 1.52 berbanding 0.82 milik Nice. Namun, pertahanan Nice yang sangat dalam terbukti sulit ditembus hingga menit akhir.
Asyik menyerang, Nantes justru kembali terhukum di masa injury time. Melalui salah satu serangan langka mereka di babak kedua, Louchet memastikan kemenangan Nice menjadi 4-1 pada menit ke-90+3. Skor ini menjadi penutup laga yang ironis bagi Nantes; mereka menguasai lapangan, namun Nice yang membawa pulang poin penuh dengan efisiensi klinis mereka. (Nantes/Z-2)
Berkat kemenangan 5-0 atas Paris FC, RC Lens resmi kembali ke urutan pertama klasemen sementara Ligue 1, unggul satu poin di atas rival terdekat mereka, PSG.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Lille dipaksa puas berbagi angka dengan Brest setelah laga berakhir imbang 1-1.
Hasil imbang dengan Strasbourg memperpanjang tren negatif Marseille yang belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Paris FC hadapi tantangan berat kontra RC Lens di Ligue 1. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci duel di Stade Jean Bouin malam ini.
PARIS Saint-Germain (PSG) menelan kekalahan mengejutkan 1-3 dari Rennes pada lanjutan Ligue 1, Sabtu (14/2) dini hari WIB. Hasil itu menghentikan rangkaian tujuh kemenangan beruntun j
Lille menjamu Brest di Stade Pierre-Mauroy pada pekan ke-22 Ligue 1 2025/2026. Simak prediksi skor dan kondisi tim terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved