Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
THOMAS Frank meninggalkan Turf Moor dengan iringan suara yang kini menjadi "musik latar" bagi masa jabatannya yang kian tidak menentu di Tottenham Hotspur. Meski sundulan Cristian Romero di menit-menit akhir menyelamatkan hasil imbang 2-2 melawan Burnley, poin tunggal tersebut tampaknya tidak cukup untuk meredam api kemarahan para pendukung The Lilywhites.
Burnley, yang tidak pernah menang dalam 14 laga Premier League, hampir saja mempermalukan Frank sebelum gol telat Romero menyelamatkan wajah sang pelatih asal Denmark itu. Namun, atmosfer di tribun penonton menunjukkan bahwa menyelamatkan satu poin bukanlah jawaban atas kemerosotan performa tim belakangan ini.
Ketidakpuasan suporter Spurs sudah terlihat sejak babak pertama. Mereka menyanyikan yel-yel "ke samping dan ke belakang ke mana pun kami pergi" sebagai kritik atas gaya bermain tim yang dianggap tanpa arah. Saat peluit panjang berbunyi, ejekan "dipecat besok pagi" menggema keras ditujukan kepada Frank.
Kondisi ini kian pelik karena posisi Frank dikabarkan sudah berada di bawah pengawasan ketat manajemen klub. Mengutip laporan BBC Sport, setidaknya satu anggota tim eksekutif klub secara aktif telah mengangkat opsi untuk mengakhiri masa kepemimpinan Frank dalam beberapa pekan terakhir, terutama setelah kekalahan memalukan di kandang dari West Ham.
Tottenham sebenarnya mendominasi peluang dan memaksa kiper Burnley, Martin Dubravka, melakukan serangkaian penyelamatan luar biasa. Namun, kerapuhan mental skuat Frank terlihat jelas saat mereka membiarkan Axel Tuanzebe menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama, serta kegagalan membendung gol kedua Burnley yang dicetak Lyle Foster.
Dalam sesi konferensi pers, Frank tampak emosional hingga memukul meja sebanyak tiga kali saat menekankan kekecewaannya.
"Anda tidak bisa mengatakan kami tidak melakukan segalanya untuk menang," ujarnya kepada Match of the Day.
"Kami hanya perlu terus berkembang. Satu-satunya cara adalah dengan kepala dingin, terus maju, dan terus melakukan apa yang menurut kami benar. Anda lihat pertandingannya. Kami melakukan lebih dari cukup untuk menang. Kami hanya perlu bertahan lebih baik dalam dua situasi."
Menariknya, Frank kembali harus bergantung pada pemain belakang untuk mencetak gol. Sejauh ini, hanya Richarlison (8 gol) yang mencetak gol lebih banyak daripada bek Micky van de Ven (7 gol) dan Cristian Romero (4 gol). Hal ini menunjukkan tumpulnya lini serang Spurs di bawah asuhan Frank.
Kontras antara performa Spurs di kompetisi Eropa dan Liga Premier Inggris sangat tajam. Meski mereka berpeluang lolos ke babak 16 besar Liga Champions jika menang melawan Eintracht Frankfurt pada Rabu besok, fakta bahwa mereka hanya memenangkan dua dari 14 laga liga terakhir adalah rapor merah yang sulit diabaikan.
Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah Spurs butuh perubahan, melainkan kapan manajemen klub akan mengambil keputusan tegas sebelum situasi di tribun penonton menjadi kian toksik. (BBC/Z-2)
Tottenham Hotspur nyaris dipermalukan Burnley di Turf Moor. Gol telat Cristian Romero menyelamatkan skuat Thomas Frank dari kekalahan memalukan.
Inkonsistensi Spurs di liga domestik vs perjuangan Burnley lolos dari zona merah.
Minimnya menit bermain di Liverpool menjadi faktor utama di balik potensi hengkangnya Andy Robertson.
Tottenham Hotspur resmi mengamankan talenta muda berbakat asal Brasil, Joao Victor de Souza Menezes, atau yang lebih dikenal dengan nama Souza.
Lucas Bergvall mengalami cedera saat membantu Spurs meraih kemenangan 2-0 atas Borussia Dortmund dalam laga Liga Champions, Rabu (21/1) dini hari WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved