Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tampil Solid di Posisi Baru, Jordi Amat Antar Persija Taklukkan Madura United

Basuki Eka Purnama
24/1/2026 03:58
Tampil Solid di Posisi Baru, Jordi Amat Antar Persija Taklukkan Madura United
Pesepak bola Persija Jakarta Jordi Amat (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Madura United Kerim Palic pada pertandingan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1/2026).(ANTARA/Putra M. Akbar)

BEK tengah andalan Persija Jakarta, Jordi Amat, menunjukkan kelasnya sebagai pemain serbabisa saat membawa timnas menang 2-0 atas Madura United di laga Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/1). 

Dalam laga tersebut, Jordi mengemban peran baru sebagai gelandang bertahan, posisi yang jarang ia tempati sejak berseragam Macan Kemayoran.

Keputusan menempatkan Jordi lebih ke depan diambil pelatih Mauricio Souza menyusul krisis pemain tengah yang melanda Persija. Absennya Van Basty Sousa dan Fabio Silva akibat hukuman akumulasi kartu memaksa lini belakang melakukan rotasi krusial.

Jordi mengaku proses adaptasi posisi barunya ini telah dipersiapkan dengan matang dalam sesi latihan sepekan terakhir. 

"Kami membicarakannya seminggu ini dengan Mauricio Souza. Dan kami sepakat agar saya bermain di posisi itu (gelandang)," ujar Jordi saat ditemui di Jakarta selepas pertandingan.

Meski dikenal sebagai palang pintu pertahanan, pemain berusia 33 tahun ini mengaku tidak menemui kesulitan berarti saat bertransformasi menjadi jangkar permainan. Pengalamannya merumput di kompetisi papan atas Eropa dan Asia menjadi modal utama.

"Saya pernah bermain di posisi itu sebelumnya beberapa kali. Jadi, saya sangat senang bisa membantu. Lalu juga senang dengan performanya," ungkap mantan pemain Swansea City dan Real Betis tersebut. 

Ia tercatat pernah melakoni peran serupa saat membela KAS Eupen, Rayo Vallecano, hingga Johor Darul Ta’zim.

Chemistry dengan Aditya Warman

Kunci keberhasilan Persija mengontrol ritme permainan juga tidak lepas dari duet Jordi dengan Aditya Warman di lini tengah. 

Pemain kelahiran Barcelona tersebut memuji juniornya yang mampu membangun pengertian (chemistry) dengan cepat sehingga lawan kesulitan membangun serangan balik.

"Saya juga nyaman bermain dengan Aditya Warman. Saya pikir kami bermain sangat solid, terus menyerang, mengontrol pertandingan sehingga mereka tidak bisa counter-attack," tambah pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Persija untuk bangkit setelah sebelumnya harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari rival abadi mereka, Persib Bandung. 

Tambahan tiga poin ini membuat Persija mengoleksi 38 poin dan merangsek naik ke posisi ketiga klasemen sementara, hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen, Borneo FC.

Jordi pun memberikan apresiasi tinggi atas dominasi timnya sejak peluit pertama dibunyikan. Menurutnya, Persija hampir menunjukkan performa tanpa celah di babak awal.

"Saya sangat senang dengan perfoma kami. Saya harus mengatakan di babak pertama kita tampil hampir sempurna. Kita pantas mencetak 2-3 gol, tentu saja. Di babak kedua kita mulai sedikit terdiam, namun itu normal," pungkasnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya