KYLIAN Mbappe kembali membuktikan mengapa Real Madrid begitu gigih mendatangkannya. Dalam laga Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Rabu (21/1) dini hari WIB, Mbappe menjadi aktor intelektual di balik pesta gol 6-1 Los Blancos atas AS Monaco. Pemain bernomor punggung 9 ini mencetak dua gol pembuka yang meruntuhkan mental bertanding wakil Prancis tersebut.
Dominasi Total di Santiago Bernabeu
Mbappe memulai pesta gol pada menit ke-5 melalui tendangan melengkung akurat. Tak berhenti di situ, pada menit ke-26, ia mencatatkan brace setelah mengonversi assist cantik dari Vinicius Junior. Kombinasi maut antara Mbappe dan Vinicius benar-benar menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Monaco yang dikomandoi Thilo Kehrer.
Selain gol Mbappe, Real Madrid menambah pundi-pundi melalui Franco Mastantuono (51'), gol bunuh diri Thilo Kehrer (55'), Vinicius Junior (63'), dan ditutup oleh gol Jude Bellingham (80'). Monaco hanya mampu membalas satu gol hiburan melalui Jordan Teze di menit ke-72.
Statistik Kunci Kylian Mbappe vs Monaco
| Aspek Performa | Catatan |
|---|---|
| Menit Bermain | 83 Menit |
| Gol | 2 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 3 |
| Akurasi Operan | 88% |
| Sentuhan di Kotak Penalti | 7 |
Profil Singkat Sang Bintang
Lahir di Paris pada 20 Desember 1998, Kylian Mbappe Lottin telah bertransformasi dari bakat muda di akademi Monaco menjadi ikon sepak bola global. Kepindahannya ke Real Madrid pada musim panas 2024 sempat diiringi ekspektasi tinggi, dan performa konsistennya di Liga Champions musim ini (total 10 gol hingga saat ini) membuktikan bahwa ia telah sepenuhnya beradaptasi dengan gaya main Los Merengues.
Mengapa Mbappe Begitu Berbahaya?
- Akselerasi Eksplosif: Kecepatan lari Mbappe seringkali membuat bek lawan tertinggal dua langkah dalam situasi transisi.
- Finishing Klinis: Ia mampu mencetak gol dari sudut sempit maupun tendangan jarak jauh, seperti yang ditunjukkan pada gol pertamanya ke gawang Monaco.
- Visi Bermain: Meski berposisi penyerang, Mbappe sering turun menjemput bola dan membuka ruang bagi Vinicius atau Bellingham.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid merangsek ke posisi kedua klasemen fase liga dengan 15 poin, hampir memastikan diri lolos otomatis ke babak 16 besar tanpa melalui babak play-off.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
