Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Jelang Playoff Liga Champions Kontra Monaco, Joao Neves Pastikan Ruang Ganti PSG Tetap Solid

Basuki Eka Purnama
17/2/2026 06:19
Jelang Playoff Liga Champions Kontra Monaco, Joao Neves Pastikan Ruang Ganti PSG Tetap Solid
Gelandang PSG Joao Neves (tengah)(AFP/STEPHANE DE SAKUTIN )

GELANDANG Paris Saint-Germain (PSG), Joao Neves, menegaskan bahwa suasana internal timnya tetap kondusif menjelang laga krusial play-off Liga Champions 2025/26 melawan AS Monaco, Rabu (18/2) dini hari WIB. 

Pernyataan Neves itu muncul sebagai upaya meredam spekulasi keretakan tim menyusul kritik tajam yang dilontarkan rekan setimnya, Ousmane Dembele.

Sorotan tertuju pada PSG setelah kekalahan 1-3 dari Rennes di kompetisi domestik, akhir pekan lalu. 

Hasil minor tersebut membuat posisi mereka di puncak klasemen Ligue 1 tergeser oleh Lens. 

Usai pertandingan, Dembele, yang merupakan peraih Ballon d’Or, secara terbuka mengkritik performa tim yang dinilainya terlalu mengandalkan ambisi individu ketimbang bermain sebagai satu kesatuan.

Namun, Neves menampik anggapan bahwa komentar tersebut memicu perpecahan. Menurut pemain asal Portugal itu, ucapan Dembele justru merupakan pengingat penting bagi skuad untuk kembali ke filosofi musim lalu.

“Saya pikir Ousmane sudah membicarakannya. Dia hanya ingin menegaskan kembali apa yang kami lakukan musim lalu: bermain sebagai tim, secara kolektif. Itu salah satu kekuatan terbesar PSG dan kami menunjukkannya di setiap pertandingan lewat cara kami bermain. Saya rasa itu yang ingin dia tekankan,” ujar Neves dalam sesi konferensi pers yang dikutip dari beIN Sports.

Neves menambahkan bahwa komunikasi di internal Les Parisiens berjalan sangat terbuka. Jika terdapat ketidakpuasan antar-pemain, hal itu diselesaikan secara langsung tanpa melibatkan ego yang merusak.

“Suasana di ruang ganti bagus, para pemain percaya diri, mood kami juga positif, dan kami siap untuk besok. Bila ada yang ingin kami sampaikan kepada pemain tertentu, kami mengatakannya langsung. Saat ini semuanya baik-baik saja,” tegasnya.

Senada dengan pemainnya, pelatih Luis Enrique memilih untuk bersikap tenang menghadapi riuh pemberitaan media. 

Baginya, tekanan dan spekulasi adalah bagian tak terpisahkan dari klub sebesar PSG. 

“Selalu ada banyak kebisingan di sekitar PSG. Kami harus menerimanya dan itu saja,” ucap Enrique singkat.

Secara historis, laga ini menjadi sangat menarik karena merupakan pertemuan perdana antara PSG dan AS Monaco di kompetisi Eropa. 

Meski PSG memiliki catatan impresif saat menghadapi klub sesama Prancis di kancah Benua Biru, termasuk kemenangan agregat telak 10-0 atas Brest musim lalu, Monaco diprediksi akan memberikan perlawanan yang jauh lebih sengit demi memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

Pertarungan di markas Monaco nanti bukan sekadar ajang pembuktian taktik, melainkan ujian bagi mentalitas kolektif skuad asuhan Luis Enrique di tengah badai kritik. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik