Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Dilema Andy Robertson: Bertahan di Anfield atau Mencari Menit Bermain?

Basuki Eka Purnama
16/1/2026 10:02
Dilema Andy Robertson: Bertahan di Anfield atau Mencari Menit Bermain?
Bek Liverpool Andy Robertson(AFP/Paul ELLIS)

WAKIL kapten Liverpool, Andy Robertson, akhirnya buka suara terkait masa depannya di Anfield. Meski menyatakan keinginan untuk bertahan melampaui musim panas ini, bek asal Skotlandia tersebut menegaskan bahwa hasratnya untuk terus bermain menjadi faktor penentu dalam kelanjutan kariernya.

Kontrak Robertson akan habis pada akhir musim ini, dan hingga kini belum ada keputusan final meski pembicaraan dengan pihak klub telah dilakukan. 

Pemain berusia 31 tahun tersebut kini berada di persimpangan jalan, terutama setelah kehilangan posisi reguler di tim utama.

"Ya, saya ingin bertahan, tapi ini pertanyaan yang sulit," ujar Robertson saat ditanya mengenai masa depannya. 

"Saya punya waktu lima bulan tersisa dan kami perlu melihat apa pilihan yang ada untuk bertahan atau jika ada pilihan untuk pergi. Saya perlu duduk bersama keluarga dan memutuskan," lanjutnya.

Kehilangan Tempat Utama

Didatangkan dari Hull City seharga £8 juta pada era Juergen Klopp di 2017, Robertson telah menjadi pilar penting bagi The Reds dengan 362 penampilan. 

Namun, musim ini, dinamika tersebut berubah total. Sejak kedatangan Milos Kerkez, 22, dari Bournemouth musim panas lalu, Robertson baru mencatatkan empat kali starter di laga Liga Primer Inggris.

Robertson secara terbuka mengakui bahwa perannya saat ini sangat berbeda dari delapan tahun terakhirnya di Liverpool. Ia menekankan bahwa status sebagai pemain cadangan bukanlah sesuatu yang ia nikmati sepenuhnya.

"Saya adalah pemain yang ingin bermain. Dulu, Juergen Klopp pernah mencadangkan saya sekali dan saya sangat marah. Saya pernah bermain saat cedera, saat kondisi saya tidak 100%, bahkan saat hanya 30% hingga 50% fit untuk klub dan negara. Saya selalu ingin berada di lapangan," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa ambisi untuk bersaing memperebutkan posisi inti adalah sikap yang wajib dimiliki setiap pemain profesional. 

"Jika Anda merasa bahagia duduk di bangku cadangan, saya rasa Anda tidak memiliki sikap yang benar," tegasnya.

Fokus pada Masa Depan

Meski menit bermainnya berkurang, Robertson tetap memegang peran krusial di ruang ganti sebagai wakil kapten setelah kepergian Trent Alexander-Arnold. Ia pun memastikan hubungannya dengan jajaran eksekutif klub tetap harmonis.

"Hubungan saya dengan orang-orang di posisi atas selalu luar biasa. Saya sudah memberikan segalanya setiap hari dan memenangkan banyak trofi di sini. Pihak klub pun sangat baik kepada saya dan telah memberi saya kontrak yang bagus saat saya bermain dengan baik," pungkasnya.

Setelah sukses membantu timnas Skotlandia lolos ke Piala Dunia 2026, Robertson kini fokus menikmati sisa musim sambil mempertimbangkan langkah terbaik bagi masa depan karier dan keluarganya. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya