Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Manchester City vs Newcastle United, City Rebut Kembali Takhta di Liga Inggris

Khoerun Nadif Rahmat
12/1/2026 17:01
Manchester City vs Newcastle United, City Rebut Kembali Takhta di Liga Inggris
Newcastle United(Instagram/@nufc)

LAGA sengit akan tersaji di St James' Park pada Rabu (14/1) saat tuan rumah Newcastle United vs Manchester City dalam laga leg pertama semifinal Piala Liga Inggris

Duel itu menjadi ujian berat bagi Newcastle yang berambisi mempertahankan gelar juara, sekaligus tantangan bagi City untuk mengakhiri puasa trofi di ajang ini sejak musim 2020-2021.

Newcastle United datang dengan modal kepercayaan diri tinggi sebagai juara bertahan. Setelah mengakhiri penantian trofi selama 70 tahun pada musim lalu, skuat asuhan Eddie Howe tampil impresif di edisi kali ini. 

Langkah "The Magpies" menuju semifinal terbilang mulus dengan menyingkirkan tim-tim kuat seperti Tottenham Hotspur hingga menang dramatis atas Fulham di perempat final.

Rekor kandang juga menjadi senjata utama Newcastle. Mereka tidak terkalahkan dalam 13 laga terakhir di St James' Park. Selain itu, catatan pertemuan terkini menunjukkan dominasi tipis Newcastle atas skuat asuhan Pep Guardiola, di mana mereka memenangi dua pertemuan terakhir kedua tim di ajang Piala EFL.

Namun, Manchester City datang bukan tanpa modal. "The Citizens" tengah dalam tren luar biasa dengan status tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir. 

Kemenangan telak 10-1 atas Exeter City di laga sebelumnya menjadi sinyal bahaya bagi pertahanan Newcastle.

Asisten pelatih Manchester City, Pep Lijnders, yang menggantikan sementara peran Pep Guardiola yang berhalangan hadir, menegaskan bahwa target timnya sangat sederhana, mencapai final dan menang. 

Menurutnya, pengalaman pemain senior seperti Rodri, Bernardo Silva, dan Ruben Dias akan sangat membantu tim dalam menghadapi tekanan laga semifinal.

"Kami memiliki pemain yang telah memenangi segalanya. Pengalaman mengetahui bahwa Anda bisa mencapai final saat berada di pertandingan sulit adalah bantuan besar," ujar Lijnders dikutip dari laman resmi klub.

Ia menambahkan bahwa bermain di laga-laga profil tinggi seperti semifinal dan final sangat penting bagi perkembangan pemain baru. 

"Kami ingin bermain sebanyak mungkin dan menghadapi laga tersulit, karena dengan begitu kami bisa berkembang. Kami ingin kembali ke Wembley," tegasnya.

Manchester City juga memiliki ambisi untuk membalas kekalahan 1-2 yang mereka alami di St James' Park pada kompetisi liga November lalu.

Dengan leg kedua yang akan digelar di Stadion Etihad pada awal Februari mendatang, City diprediksi akan bermain terbuka demi mengamankan hasil positif untuk dibawa pulang ke Manchester. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya