Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
STADION Montilivi kembali membuktikan keangkerannya bagi tim tamu. Girona sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna dalam laga pekan ke-19 yang berlangsung sengit dan penuh drama. Gol tunggal Vladyslav Vanat menjelang turun minum menjadi pembeda sekaligus memastikan Girona membuka tahun 2026 dengan dua kemenangan beruntun.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Osasuna yang datang dengan ambisi mencuri poin langsung tampil agresif sejak menit awal. Laga baru berjalan lima menit, tim tamu hampir unggul melalui skema serangan balik cepat yang dipimpin Javi Galan, namun upaya Jon Moncayola masih mampu diblok barisan pertahanan tuan rumah.
Tak lama berselang, Ante Budimir nyaris membungkam publik tuan rumah lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Javi Galan, tetapi bola masih melambung tipis di atas mistar Paulo Gazzaniga. Girona membalas melalui eksekusi tendangan bebas Viktor Tsygankov yang hanya melebar tipis dari tiang gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah tepat di menit ke-44. Melalui skema penguasaan bola yang apik di sisi kiri, Àlex Moreno melepaskan umpan matang ke dalam kotak penalti. Vladyslav Vanat yang berdiri di posisi tepat menyambut bola dengan penyelesaian tumit (backheel) cerdik yang gagal dihalau kiper lawan. Skor 1-0 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Osasuna asuhan Alessio Lisci tampil lebih menekan demi mencari gol penyeimbang. Keberuntungan tampaknya belum berpihak pada tim tamu ketika tendangan jarak jauh Ruben Garcia membentur mistar gawang pada menit ke-57.
Girona sebenarnya sempat mencetak gol kedua melalui Vanat pada menit ke-62, namun wasit menganulir gol tersebut karena sang pemain telah terjebak posisi offside. Osasuna terus berupaya menyamakan kedudukan, termasuk lewat sundulan Lucas Torro di menit-menit akhir, namun skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Tensi pertandingan yang tinggi memuncak di masa injury time. Sebuah insiden perselisihan terjadi di pinggir lapangan yang melibatkan bangku cadangan kedua tim. Akibatnya, pemain Girona, Lass, harus menerima kartu merah dari wasit.
Meski harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain, Girona berhasil menjaga keunggulan mereka dan memantapkan posisi di papan klasemen. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim sebelum melakoni laga derby melawan Espanyol pada Jumat (16/1).
Sementara itu, Osasuna tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan. Mereka harus segera mengalihkan fokus ke ajang Copa del Rey untuk menghadapi Real Sociedad di babak 16 besar pada Selasa (13/1). (Osasuna/Girona/Z-2)
Analisis mendalam kegagalan taktik high line defense Hansi Flick yang membuat Barcelona menelan dua kekalahan beruntun dari Atletico Madrid dan Girona.
Barcelona gagal kembali ke puncak klasemen La Liga usai kalah dari Girona. Hansi Flick hadapi tekanan berat setelah dua kekalahan beruntun yang memicu sinyal krisis.
Akibat kekalahan dari Girona, Barcelona tertahan di peringkat kedua klasemen La Liga dengan raihan 58 poin, terpaut dua poin dari Real Madrid.
Pertandingan ini menjadi momentum bagi Barcelona untuk bangkit setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Atlético Madrid di ajang Copa del Rey.
Pertandingan ini bukan hanya kesempatan untuk kembali ke puncak klasemen, tetapi juga momen penting untuk melupakan kekalahan menyakitkan dari Atlético Madrid di ajang Copa del Rey.
Raphinha absen dalam beberapa laga terakhir, dan kehadirannya diharapkan mampu mengembalikan ketajaman lini depan Barcelona,
Girona bungkam Espanyol di RCDE Stadium lewat dua gol penalti Vladyslav Vanat. Simak hasil pertandingan dan statistik lengkap La Liga di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved