Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

AS Roma Intensifkan Perburuan Radu Dragusin, Tottenham Hotspur Buka Pintu Keluar

Basuki Eka Purnama
09/1/2026 04:06
AS Roma Intensifkan Perburuan Radu Dragusin, Tottenham Hotspur Buka Pintu Keluar
Bek Tottenham Hotspur Radu Dragusin (kiri)(AFP/Glyn KIRK)

BURSA transfer Januari 2026 memanas di ibu kota Italia. AS Roma dilaporkan telah meningkatkan intensitas komunikasi dengan Tottenham Hotspur untuk memboyong bek tengah Rumania, Radu Dragusin. Langkah ini diambil menyusul kebutuhan mendesak pelatih Giallorossi, Gian Piero Gasperini, untuk memperkuat lini pertahanan yang keropos di paruh pertama musim Serie A.

Dragusin, yang baru saja pulih dari cedera ACL panjang yang memaksanya absen hampir sepanjang 2025, kini berada di persimpangan jalan. Kesulitan menembus tim utama Spurs di bawah asuhan Thomas Frank membuat opsi kembali ke Italia menjadi solusi paling logis bagi pemain berusia 23 tahun tersebut.

Gasperini Butuh "Monster" di Lini Belakang

Menurut laporan terbaru dari jurnalis pakar transfer Gianluca Di Marzio, AS Roma menjadikan Dragusin sebagai target prioritas (top target). Gasperini, yang dikenal menyukai bek dengan fisik tangguh dan kemampuan duel udara mumpuni, melihat Dragusin sebagai kepingan yang hilang dalam skema tiga bek andalannya.

Sumber internal menyebutkan bahwa manajemen Roma sedang menjajaki opsi peminjaman dengan kewajiban membeli. Struktur ini dinilai paling realistis mengingat kondisi finansial Roma dan kebutuhan Spursuntuk merampingkan skuad.

"Kontak baru telah terjalin dalam beberapa jam terakhir. Roma ingin mempercepat kesepakatan karena mereka sadar Dragusin juga diminati oleh Napoli dan Fiorentina," tulis laporan tersebut.

Situasi Dragusin di Spurs: Kalah Saing

Sejak kedatangan Thomas Frank di kursi pelatih Spurs, hierarki pertahanan The Lilywhites berubah drastis. Dragusin kini hanya menjadi pilihan keempat di belakang Cristian Romero, Micky van de Ven, dan bahkan Kevin Danso.

Agen sang pemain, Florin Manea, secara terbuka menyatakan bahwa kliennya "perlu bermain" untuk mengembalikan performa terbaiknya pascacedera.

"Kami mencari solusi terbaik. Radu butuh menit bermain reguler, dan Italia selalu menjadi rumah kedua baginya," ujar Manea dalam wawancara terbarunya.

Perbandingan Statistik Pertahanan (Musim 2025/2026)

Berikut adalah data komparasi antara Dragusin (saat fit) dengan rata-rata bek Roma saat ini, yang menunjukkan mengapa Gasperini sangat menginginkannya:

Metrik (Per 90 Menit) Radu Dragusin (Career Avg) Rata-rata Bek Roma (Current)
Duel Udara Menang 68.4% 55.2%
Clearances (Sapuan) 4.8 3.1
Intersep 1.2 1.5
Blok Tembakan 1.1 0.7

Sumber: Data Opta & Squawka (Januari 2026)

Analisis: Mengapa Transfer Ini Masuk Akal?

Bagi AS Roma, Dragusin adalah solusi "siap pakai". Ia sudah khatam dengan gaya main Serie A berkat masa baktinya di Genoa dan Juventus. Tidak perlu waktu adaptasi lama, faktor krusial untuk transfer paruh musim.

Bagi Spurs, melepas Dragusin—meski hanya dengan status pinjaman—akan mengurangi beban gaji dan memberikan ruang bagi Thomas Frank untuk mendatangkan pemain yang lebih sesuai dengan filosofi high-line defense miliknya yang menuntut kecepatan ekstrem, aspek yang sedikit menurun dari Dragusin pasca-cedera lutut.

Negosiasi diprediksi akan rampung dalam pekan ini, dengan Roma berharap Dragusin sudah bisa tersedia untuk laga big match Serie A berikutnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya