Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Fiorentina, Paolo Vanoli, menegaskan skor imbang 2-2 saat menghadapi Lazio merupakan "hasil yang tepat". Pernyataan ini muncul setelah pertandingan di Stadio Olimpico yang berlangsung kacau dan penuh keputusan kontroversial dari wasit serta VAR.
Laga tersebut diwarnai dengan aksi penyelamatan krusial kiper David De Gea, sapuan bola di garis gawang, hingga drama dua penalti di pengujung laga. Sempat tertinggal oleh gol Danilo Cataldi, Fiorentina bangkit membalikkan keadaan lewat Robin Gosens dan penalti Albert Gudmundsson. Namun, kemenangan di depan mata sirna setelah Pedro Rodriguez mencetak gol penalti di masa injury time.
Meski gagal mengunci kemenangan di menit-menit akhir, Paolo Vanoli tetap mengapresiasi semangat juang anak asuhnya. Kepada DAZN Italia, ia mengakui adanya campuran rasa kecewa dan puas.
"Ketika Anda memimpin pertandingan dan waktu tersisa enam menit, tentu saja akan ada kekecewaan. Namun, jika melihat pertandingan secara keseluruhan, hasilnya sudah tepat," ujar Paolo Vanoli.
Vanoli menyoroti awal pertandingan yang kurang maksimal dari timnya. Menurutnya, skuat Viola sempat tampil lamban di babak pertama dan mengalami masalah serius dalam mengantisipasi situasi bola mati. Kondisi tersebut sempat menjatuhkan kepercayaan diri para pemainnya.
"Namun, tim bereaksi terhadap gol pembuka dan layak untuk unggul. Saya hanya bisa memberikan apresiasi kepada para pemain ini. Hasil ini memberi kami rasa konsistensi dan meraih satu poin di Roma adalah hasil yang luar biasa. Sekarang kami harus melanjutkan jalur ini," tambahnya.
Fiorentina saat ini masih terjebak di zona degradasi, namun hasil imbang ini dipandang sebagai progres signifikan. Vanoli mencatat perubahan mentalitas yang positif, di mana para pemain tidak lagi mudah menyerah saat tertinggal.
"Tim tetap berada dalam permainan sekarang dan mampu bereaksi terhadap kejadian negatif, padahal sebelumnya mereka sering kali tertunduk lesu. Kami membuat banyak kesalahan yang seharusnya bisa dihindari, terutama di babak pertama, tetapi saya senang dengan reaksi setelah tertinggal. Kami sedang mencoba mengganti persneling," jelas Vanoli.
Selain jalannya pertandingan, Vanoli juga memberikan komentar terkait performa apik Nicolò Fagioli di tengah rumor ketertarikan Lazio dan Bologna pada bursa transfer Januari. "Dia bekerja dengan sangat baik dan memimpin tim dengan karakter yang kuat. Dia adalah pengatur serangan yang baik dan harus memiliki ambisi untuk menjadi sosok kunci bagi tim nasional Italia juga," pungkas sang pelatih.
Hasil imbang ini memberikan harapan baru bagi Fiorentina untuk segera keluar dari papan bawah klasemen Serie A, berbekal mentalitas baru yang ditunjukkan di markas Lazio. (Football-Italia/Z-2)
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Di perempat final Coppa Italia, Como akan berhadapan dengan Napoli.
Preview 16 besar Coppa Italia 2026 Fiorentina vs Como di Artemio Franchi. Analisis taktik Cesc Fabregas, prediksi skor, dan jadwal siaran langsung.
Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, kecewa berat setelah timnya kalah 1-2 dari Cagliari.
Cagliari melanjutkan tren positif dengan menumbangkan Fiorentina 2-1.
Pertandingan Lazio vs Fiorentina berakhir dramatis dengan skor 2-2. Pedro jadi pahlawan lewat penalti di masa injury time setelah laga penuh kontroversi VAR.
Berkat kemenangan atas Lazio, Fiorentina naik ke peringkat enam klasemen Serie A dengan raihan 36 poin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved