Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Tensi Meningkat di Old Trafford: Mulai dari Free Kobbie Mainoo hingga Ketegangan Antara Pemain Muda dan Ruben Amorim

Basuki Eka Purnama
16/12/2025 10:40
Tensi Meningkat di Old Trafford: Mulai dari Free Kobbie Mainoo hingga Ketegangan Antara Pemain Muda dan Ruben Amorim
Pemain Manchester United Kobbie Mainoo(AFP/PETER POWELL)

OLD Trafford kembali menjadi sorotan utama, bukan hanya karena hasil imbang 4-4 yang mendebarkan antara Manchester United dan Bournemouth, tetapi juga karena pesan protes yang muncul di luar lapangan. 

Tensi seputar masa depan gelandang muda berbakat, Kobbie Mainoo, semakin memanas setelah sang kakak tiri, Jordan Mainoo-Hames, tertangkap kamera mengenakan kaus bertuliskan Free Kobbie Mainoo pascapertandingan Liga Primer Inggris itu.

Aksi ini berpotensi memperkeruh situasi yang sudah sensitif di Setan Merah. 

Masa depan Mainoo menjadi subjek perdebatan besar mengingat pelatih Manchester United Ruben Amorim belum memberinya satu kali pun kesempatan menjadi starter di laga Liga Primer Inggris musim ini.

Meskipun hanya tampil selama kurang dari 30 menit pada laga melawan Bournemouth, menjadikannya total 302 menit bermain di Liga Primer Inggris musim ini, kehadiran Mainoo disambut tepuk tangan meriah. Hal ini menunjukkan betapa besar harapan yang disematkan pendukung kepadanya.

Diblokir dari Napoli, Klub Lain Mengincar

Jebolan akademi berusia 20 tahun itu sebenarnya santer dikaitkan dengan kepindahan ke Napoli pada musim panas lalu, namun Manchester United menolak menyetujui transfer tersebut. 

Diketahui, Napoli hingga saat ini masih sangat tertarik untuk merekrut pemain timnas Inggris tersebut, demikian pula dengan sejumlah besar klub Eropa lainnya.

Manchester United berada dalam posisi dilematis. Jika mereka mengizinkan Mainoo pergi dengan status pinjaman demi meningkatkan peluangnya masuk skuad Piala Dunia Inggris, mereka harus mengeluarkan biaya jauh lebih besar untuk mendatangkan pengganti, mengingat Mainoo saat ini bergaji yang relatif rendah.

Keterbukaan Amorim

Amorim telah berulang kali membela diri dari tuduhan bahwa ia tidak memandang Mainoo atau tidak mempercayai produk akademi klub. 

Walaupun tidak ditanya secara langsung mengenai insiden kaus tersebut, Amorim sempat memberikan pernyataan mengenai situasi Mainoo, Jumat (12/12) lalu.

Ia menolak memberikan lampu hijau pada potensi transfer Januari, namun menyatakan akan menyambut baik jika Mainoo mendatanginya untuk berbicara secara pribadi.

"Saya melakukan beberapa percakapan dengannya, terutama tahun lalu, dan dengan pemain lain, tetapi mengenai subjek itu (transfer), tidak, saya belum berbicara dengannya," ujar Amorim.

"Saya akan sangat senang jika Kobbie datang untuk berbicara dengan saya mengenai hal itu. Saya hanya ingin para pemain saya bahagia. Saya mengerti setiap individu memiliki tujuan mereka, dan frustrasi tidak membantu siapapun." 

"Saya tidak akan mengatakan apa yang akan saya katakan [kepadanya], tetapi saya akan berbicara dengannya. Saya sepenuhnya terbuka, itu jelas. Saya punya ide-ide saya dan itu juga jelas. Saya tidak akan berubah jika saya tidak meyakininya, tetapi saya terbuka untuk berbicara dengan pemain mana pun. Saya menyukainya," lanjutnya.

Retak Kepercayaan di Akademi

Ketidakpuasan terhadap Amorim ternyata tidak hanya dialami Mainoo. Sebelum laga melawan Bournemouth, komentarnya mengenai pemain muda lain juga menimbulkan ketegangan di antara perwakilan pemain dan staf senior akademi.

Amorim mengklaim bek berusia 18 tahun, Harry Amass, sedang "kesulitan di Divisi Championship" bersama Sheffield Wednesday, padahal Amass baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik klub bulan itu. 

Selain itu, ia juga mengatakan penyerang 18 tahun, Chido Obi, "tidak selalu menjadi starter di tim U-21".

Sebagai respons, kedua pemain muda tersebut sempat mengunggah prestasi mereka di media sosial, Amass dengan foto penghargaan Player of the Month-nya dan Obi dengan foto perayaan gol U-21, sebelum kemudian menghapus unggahan tersebut. 

Komentar Amorim dilaporkan telah diterima dengan buruk, menunjukkan adanya keretakan kepercayaan antara pelatih kepala dan pilar-pilar masa depan klub. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya