Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SSC Napoli gagal memanfaatkan peluang untuk menjauh di puncak klasemen Serie A setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Udinese di Bluenergy Stadium. Hasil ini membuat Napoli tetap tertahan di posisi kedua, sementara Udinese meraih kemenangan penting di hadapan pendukungnya sendiri.
Pertandingan berlangsung dengan tempo relatif lambat pada menit-menit awal. Meski Udinese datang dengan catatan dua kekalahan kandang beruntun dan Napoli juga belum berada dalam performa liga terbaik, jalannya laga justru berjalan ketat dan minim peluang bersih. Kedua tim saling meniadakan permainan lawan, dengan upaya serangan lebih banyak datang dari tembakan jarak jauh yang tidak benar-benar mengancam gawang.
Peluang berbahaya pertama baru tercipta mendekati setengah jam pertandingan. Udinese hampir membuka keunggulan lewat sepakan Jurgen Ekkelenkamp dari tepi kotak penalti, namun kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, sigap menepis bola menjauh dari area berbahaya. Di sisi lain, Napoli tampil tumpul. Hingga turun minum, pasukan Antonio Conte bahkan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Drama terjadi di awal babak kedua. Udinese sempat merayakan gol pada menit ke-52 ketika tembakan jarak jauh Nicolò Bertola ditepis Milinkovic-Savic dan bola rebound disambar Keinan Davis. Namun, kegembiraan tuan rumah hanya berlangsung singkat setelah VAR menyatakan Davis berada dalam posisi offside tipis saat proses gol terjadi.
Alih-alih melemah, Udinese justru semakin percaya diri. Mereka kembali nyaris memecah kebuntuan menjelang satu jam laga berjalan, saat Jakub Piotrowski melepaskan tembakan keras yang memaksa Milinkovic-Savic melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola ke mistar gawang. Napoli terlihat kesulitan keluar dari tekanan dan berulang kali beruntung tidak kebobolan.
Tekanan Udinese berlanjut dengan peluang emas yang terbuang, termasuk saat Nicolò Zaniolo gagal memaksimalkan umpan matang Ekkelenkamp dari jarak dekat. Tuan rumah bahkan kembali melihat gol mereka dianulir VAR, kali ini melalui sepakan Zaniolo dari luar kotak penalti yang dibatalkan akibat pelanggaran dalam proses serangan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-73. Ekkelenkamp menebus penampilan impresifnya dengan sepakan spektakuler dari jarak lebih 20 meter yang meluncur ke sudut atas gawang, tanpa mampu dijangkau Milinkovic-Savic. Gol tersebut memicu selebrasi besar di tribun dan dianggap sepadan dengan dominasi Udinese sepanjang babak kedua.
Napoli sempat mendapat peluang emas untuk menyamakan skor di menit-menit akhir, namun penyelesaian jarak dekat justru melambung di atas mistar. Di masa tambahan waktu, Lorenzo Lucca hampir menggandakan keunggulan Udinese, tetapi sepakannya membentur tiang.
Kemenangan ini membawa Udinese naik ke peringkat ke-10 klasemen Serie A. Sementara itu, Napoli harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke semifinal Supercoppa Italiana, setelah peluang memimpin klasemen liga kembali terlewat. (Flash Score/Z-2)
Luciano Spalletti puji mentalitas Juventus saat bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio.
Pelatih Lazio Maurizio Sarri angkat bicara soal drama hasil imbang melawan Juventus, tentang kegagalan mengunci kemenangan hingga konflik fans.
JUVENTUS harus puas bertengger di peringkat empat klasemen Liga Italia setelah melalui laga Juventus vs Lazio dengan hasil imbang 2-2 di pekan ke-24 Liga Italia Serie A 2025/26
Inter Milan tampil perkasa dengan melibas 10 pemain Sassuolo. Lautaro Martinez menyamai rekor legenda klub, sementara Federico Dimarco cetak hat-trick assist.
Juventus bangkit dari ketertinggalan dua gol saat menjamu Lazio. Simak kronologi gol Pedro, Isaksen, hingga sundulan penyelamat Pierre Kalulu di menit ke-96.
Pelatih Paolo Vanoli dipastikan kehilangan dua pilar lini tengah, Nikola Vlasic dan Matteo Prati, akibat akumulasi kartu kuning. Absennya kedua pemain ini diprediksi akan mengganggu
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Dua gol dari Joao Pedro di babak kedua memastikan kemenangan Chelsea, sekaligus mengakhiri perjalanan Napoli di kompetisi Eropa musim ini.
Menurut Rosenior, tingginya level persaingan membuat tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Premier League.
Kemenangan, ditambah hasil dari pertandingan lain, berpeluang mengantarkan The Blues finis di posisi delapan besar, yang berarti lolos langsung ke babak 16 besar.
Romeo Lavia sempat berlatih bersama rekan setimnya menjelang laga Liga Champions, namun tidak dibawa ke Naples karena proses pemulihan cedera masih dijalankan dengan hati-hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved