Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur Stadion Charléty tidak menghalangi laga penuh drama antara Paris FC dan Lyon. Tuan rumah tampil luar biasa setelah tertinggal tiga gol, memaksa hasil imbang 3-3 berkat kontribusi gemilang Ilan Kebbal yang mencetak satu gol dan satu assist.
Sejak menit awal, Lyon tampil dominan dan langsung menekan pertahanan Paris FC. Baru lima menit berjalan, Corentin Tolisso membuka keunggulan tim tamu lewat sepakan kaki kiri setelah menerima umpan panjang dari kiper Dominik Greif. Paris FC kesulitan keluar dari tekanan, dengan Thibault De Smet harus bekerja keras mengamankan lini tengah mereka.
Tuan rumah tampak frustrasi menghadapi serangan bertubi-tubi Lyon. Samir Chergui bahkan diganjar kartu kuning setelah melanggar keras Tolisso. Lyon sempat menggandakan keunggulan, namun gol Afonso Moreira dianulir karena offside.
Lyon akhirnya memperlebar jarak di babak kedua. Pada menit ke-52, Moreira mengirim assist matang kepada Pavel Sulc yang menuntaskannya dengan mudah. Tak berhenti di situ, kombinasi yang sama menghasilkan gol ketiga Lyon delapan menit kemudian. Sulc kali ini mencetak gol indah dengan lob melewati kiper Obed Nkambadio.
Namun titik balik terjadi setelah pemain Lyon, Abner Vinicius, mendapat kartu merah langsung karena tekel keras. Unggul jumlah pemain, Paris FC mulai bangkit. Lima menit berselang, Adama Camara mencetak gol spektakuler dari dalam kotak penalti untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Meski De Smet kemudian diusir wasit karena kartu kuning kedua, semangat Paris FC tak luntur. Ilan Kebbal memperkecil skor menjadi 2-3 lewat tembakan melengkung indah dari luar kotak penalti di menit ke-77.
Keajaiban benar-benar terjadi dua menit kemudian. Vincent Marchetti, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan spekulatif yang membentur pemain lawan dan berbelok masuk ke gawang Lyon. Skor berubah menjadi 3-3, disambut sorak riuh pendukung tuan rumah.
Hasil ini menghentikan tren buruk Paris FC yang sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun. Meskipun belum meraih kemenangan, kebangkitan dramatis ini menjadi suntikan moral besar bagi pasukan Paris. Sementara Lyon gagal memanfaatkan kesempatan untuk menyamai perolehan poin pemuncak klasemen, Paris Saint-Germain. (Flash Score/Z-2)
Simak prediksi Monaco vs Nantes di Ligue 1 2025/2026. Les Monegasques incar kemenangan di Stade Louis II untuk tembus papan atas klasemen.
Analisis mendalam Rennes vs PSG di Ligue 1 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan kondisi tim terbaru di Roazhon Park.
Selama hampir dua tahun masa kepemimpinannya di Marseille, Roberto De Zerbi telah memimpin tim dalam 69 pertandingan di berbagai kompetisi
Selama membela Lyon, Endrick menunjukkan ketajaman yang luar biasa. Ia berhasil menjawab kepercayaan pelatih dengan torehan lima gol hanya dalam enam penampilan.
Paris Saint-Germain pesta gol 5-0 atas Marseille di Le Classique Ligue 1 2026. Dembele cetak dua gol, Kvaratskhelia dan Lee Kang-in ikut mencetak gol, PSG kembali ke puncak klasemen.
PARIS Saint-Germain (PSG) tampil dominan dalam laga sarat gengsi bertajuk Le Classique melawan Olympique Marseille pada pekan ke-21 Ligue 1.
Lorient berhasil menjaga asa di kompetisi Coupe de France 2025/2026 setelah menumbangkan Paris FC dengan skor meyakinkan 2-0.
Prediksi 16 besar Coupe de France 2026 antara Lorient vs Paris FC. Simak jadwal, H2H, dan analisis peluang Paris FC sang penakluk PSG.
Marseille gagal meraih kemenangan setelah Paris FC mencetak dua gol telat di menit-menit akhir.
Paris FC gagal memetik poin penuh di kandang setelah ditahan imbang Angers 0-0. Meski pertahanan solid, tumpulnya lini serang menjadi rapor merah bagi tim promosi.
Marshall Munetsi kembali ke Prancis untuk bergabung dengan Paris FC sebagai pemain pinjaman dari Wolverhampton Wanderers setelah kehilangan tempat di skuad Rob Edwards.
Kejutan besar terjadi di Coupe de France! Paris FC singkirkan PSG berkat gol tunggal Jonathan Ikone. Simak ulasan lengkap pertandingan di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved