Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI Erick Thohir memastikan proses naturalisasi dua calon pemain tim nasional Indonesia masih menunggu kelengkapan dokumen resmi sebelum diumumkan ke publik.
Erick menegaskan bahwa proses tersebut tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa, demi menjaga prinsip seleksi yang tepat dan sesuai nilai kebangsaan.
“Kami sedang menunggu surat-surat dari dua pemain ini. Naturalisasi harus dilakukan hati-hati. Kami tidak ingin sembarangan karena prototipe yang sudah ada berhasil bergabung karena cinta pada timnas Indonesia, bukan karena alasan komersial,” ujar Erick, dikutip Jumat (25/7).
Meski belum mengungkap identitas kedua pemain tersebut, Erick menyatakan komunikasi dengan pihak keluarga berjalan positif. Namun, ia menegaskan bahwa proses administrasi harus tuntas sebelum nama-nama itu bisa didaftarkan resmi.
“Saya belum bisa spill karena suratnya belum masuk. Saya tidak bisa komentari semua rumor. Kami di PSSI menjaga saja,” katanya. “Respons dari kedua pemain dan orang tuanya positif, tapi kertasnya belum masuk. Kita harapkan prosesnya berjalan lancar bersama Mauro (Zijlstra), kita akan registrasi di bulan Agustus, dan mudah-mudahan mendapat kemudahan. Kita juga akan menghadap Presiden minggu depan terkait hal ini,” tambah Erick.
Terkait kritik terhadap rekrutmen pemain naturalisasi yang dinilai belum berstatus grade A, Erick menilai hal itu harus dilihat secara realistis berdasarkan peringkat Indonesia di FIFA. Saat ini, Indonesia berada di posisi 118 dunia.
“Kalau mau dapat pemain dengan level lebih tinggi, ya kita harus tingkatkan peringkat dulu. Sekarang kita masih di peringkat 118. Kalau ingin menarik yang lebih besar, ya harus naik ke 50-an dulu,” tutup Erick. (H-4)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved