Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LE Havre berhasil menang dramatis 3-2 di detik terakhir melawan Strasbourg di Stadion Meinau. Kemenangan itu membuat mereka tetap bertahan di Ligue 1 dan sekaligus menyingkirkan klub Alsace tersebut dari zona Eropa.
Strasbourg, yang semula berada di peringkat keenam kini turun ke posisi ketujuh (57 poin), kini hanya bisa berharap Paris-Saint-Germain (PSG) menang dalam final Coupe de France melawan Reims pada Sabtu mendatang. Jika itu terjadi, tim asuhan Liam Rosenior akan lolos ke babak play-off Liga Konferensi Eropa (C4).
Sebaliknya, kemenangan ini membawa Le Havre naik ke peringkat ke-15 (34 poin) di klasemen Ligue 1, menggusur Reims yang sebelumnya menempati posisi tersebut, dan menghindarkan mereka dari laga play-off degradasi.
Pertandingan yang penuh drama ini mencapai klimaksnya di masa tambahan waktu, ketika Ndiaye dijatuhkan di kotak penalti dan Le Havre mendapat hadiah penalti. Pada menit ke-99, Abdoulaye Touré dengan berani mengeksekusinya dengan gaya panenka (3-2).
Akhir yang membahagiakan bagi tim Normandia setelah laga yang menunjukkan kegigihan luar biasa. Meski sempat dua kali tertinggal, mereka tak pernah menyerah. Pertama, pada menit ke-20 ketika Santos mencetak gol dari situasi sepak pojok (1-0), lalu setelah jeda ketika Nanasi mengembalikan keunggulan Strasbourg (2-1, 53’). Sebelumnya, Touré sempat menyamakan kedudukan lewat penalti (1-1, 43’).
Le Havre terus menekan dan akhirnya Casimir mencetak gol penyama dari tiang jauh (2-2, 70’). Hassan hampir saja membawa timnya unggul lewat tendangan lob cerdik, tetapi bola membentur mistar (82’). Kegembiraan Le Havre akhirnya datang sekitar 20 menit kemudian. Tim Normandia ini akan kembali tampil di Ligue 1 musim depan.
Bagi Strasbourg, pesta berubah menjadi duka. Terpukul oleh akhir pertandingan yang menyakitkan ini, tim Alsace kini berada di peringkat ketujuh dan harus menunggu satu pekan lagi untuk mengetahui apakah mereka bisa lolos ke kompetisi Eropa—itu pun jika PSG berhasil memenangkan final Coupe de France. (AFP/Z-2)
Dua laga utama Ligue 1 pada Minggu (4/1) malam WIB menjadi sorotan setelah Brest sukses membungkam Auxerre, sementara Le Havre berhasil mengatasi perlawanan ketat dari Angers.
Hasil imbang ini membuat Le Havre kini mengumpulkan 14 poin, tepat di belakang Paris FC yang berada di posisi ke-13 dengan 15 poin, menyusul selesainya pekan ke-15.
Berkat kemenangan atas Le Havre, PSG memuncaki klasemen Ligue 1 dengan raihan 30 poin dari 13 laga, .unggul dua poin atas peringkat kedua dan ketiga, Marseille dan Lens.
Le Havre menang 1-0 atas Brest berkat sundulan kapten Arouna Sangante, catat kemenangan kedua beruntun dan clean sheet ketiga musim ini.
Mason Greenwood mencetak empat gol saat Marseille menang 6-2 atas Le Havre.
Liam Rosenior resmi berpisah dengan Racing Club de Strasbourg Alsace. Kepergiannya mengejutkan mengingat kesuksesannya membawa klub ke pentas Eropa untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena merupakan laga pertama Claude Puel sebagai pelatih Nice.
Francesco Farioli, yang tengah membawa Porto tampil dominan di Liga Portugal, disebut-sebut juga sebagai opsi alternatif.
Chelsea resmi berpisah dengan Enzo Maresca. Nama bos Strasbourg, Liam Rosenior, kini mencuat sebagai calon tunggal terkuat di Stamford Bridge.
Hasil imbang di laga Ligue 1 kontra Strasbourg ini memperpanjang catatan tidak terkalahkan Lorient menjadi lima pertandingan, rekor terbaik mereka sejak September-Oktober 2022.
Berkat kemenangan atas Crystal Palace, Strasbourg naik ke peringkat dua klasemen Liga Konferensi dengan raihan 10 poin dari empat laga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved