Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Vincenzo Italiano dan Bologna tak sabar untuk tampil di Final Coppa Italia melawan Milan pada 14 Mei. Kehadiran mereka di final seperti “sebuah mimpi” bagi para penggemar. “Ini pertandingan sekali main, dan segalanya bisa terjadi.”
Sang pelatih memang tengah mencatatkan namanya di kancah kompetisi piala, karena ini merupakan final keempatnya dalam tiga tahun terakhir. Di mana dua kali mencapai final UEFA Conference League bersama Fiorentina, dan final Coppa Italia pada 2023.
Bologna sebelumnya sudah mengamankan keunggulan 3-0 di leg pertama di markas Empoli, lalu menang lagi 2-1 di kandang sendiri berkat sundulan Giovanni Fabbian dan Thijs Dallinga, mengungguli gol penyama sementara dari Viktor Kovalenko.
“Ini adalah target, sebuah mimpi dari kota dan klub ini. Kami meraih sesuatu yang luar biasa, menghormati Coppa Italia sejak awal, karena ketika sampai ke fase akhir, semua orang ingin mencapai Final,” ujar Italiano kepada Sport Mediaset.
“Kami persembahkan pencapaian ini untuk para suporter di stadion luar biasa ini, yang mendorong para pemain dari awal sampai akhir. Kami dedikasikan ini untuk masyarakat Bologna dengan sepenuh hati.”
Tak banyak yang mengharapkan sesuatu dari Bologna-nya Italiano setelah kepergian Thiago Motta, serta dua bintang mereka, Joshua Zirkzee dan Riccardo Calafiori. Namun nyatanya, Italiano justru tampil lebih menjanjikan dari pendahulunya.
“Saya senang bisa berada di Final. Saat saya bertemu pemilik klub, mereka bilang ingin melaju sejauh mungkin di sebuah turnamen. Sekarang tinggal satu langkah lagi. Tapi kami sudah mencatatkan sejarah dengan membawa semua orang ini ke Roma,” lanjut Italiano.
“Adalah hal yang wajar jika ada keraguan di awal, karena setelah apa yang diraih tim musim lalu, pelatih dan beberapa pemain kunci berganti. Saya rasa partisipasi di Liga Champions sangat membantu kami berkembang secara mentalitas, intensitas, dan kekuatan, dan kami bawa semua pelajaran itu ke Serie A dan Coppa Italia.”
Bologna tampil jauh lebih solid di tahun 2025, baik di Serie A maupun Coppa Italia. Bahkan kemenangan pertama mereka di Liga Champions dirayakan layaknya meraih trofi tersendiri. Apakah itu menjadi titik balik musim mereka?
“Tantangan terbesarnya adalah masuk ke pola pikir skuad yang sebelumnya sudah meraih sesuatu yang luar biasa, lalu mencoba menghadirkan sesuatu yang baru, membangun dari fondasi itu. Untungnya, ini adalah grup yang pekerja keras, para pemainnya cerdas dan peduli terhadap klub.
“Setelah beberapa hasil imbang di awal musim, kami mulai percaya diri, menemukan identitas permainan yang membuat semua pemain bisa mencetak gol secara konsisten. Saya sangat senang untuk Dallinga, karena dia sempat kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain yang sangat berbeda, tapi sekarang mulai menemukan performanya.”
Para pemain Bologna merayakan kemenangan dengan Italiano setelah peluit akhir berbunyi, termasuk dengan iseng menepuk-nepuk kepala sang pelatih. Ia pun ditanya apakah siap “dipukuli” oleh para pemain jika bisa memenangkan Coppa Italia.
“Perkataan seperti itu bisa bikin Milan tersinggung... Saya hanya berharap bisa tampil luar biasa, masuk ke laga dengan kepercayaan diri seperti ini, lalu kami akan mencoba menunggangi gelombang antusiasme. Kami akan menghadapi tim besar yang penuh pemain bintang, tapi ini pertandingan satu kali, segalanya bisa terjadi,” jawab Italiano.
“Kami tidak sabar untuk pergi ke Roma bersama 30.000 suporter yang akan mendukung kami di Stadio Olimpico.”
Secara kebetulan, Bologna dan Milan juga akan bertemu di ajang Serie A pada akhir pekan 10-11 Mei—hanya beberapa hari sebelum laga puncak Coppa Italia pada 14 Mei. (Football-Italia/Z-2)
AC Milan memperpanjang rekor tak terkalahkan Serie A menjadi 22 pertandingan setelah menang telak 3-0 di laga Bologna vs Milan dalam pekan ke-23 Serie A, Liga Italia.
Massimiliano Allegri masih ada ruang perbaikan bagi timnya, meraih kemenangan tandang 3-0 saat laga Bologna vs Milan di Serie A Liga Italia berkat gol Ruben Loftus-Cheek dan Christopher Nkunku
AC Milan berhasil mengamankan kemenangan telak 3-0 di Dall'Ara, dalam laga Bologna vs AC Milan untuk Serie A Liga Italia
Duel final akan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, pada 14 Mei mendatang.
Rossoneri kalah dengan skor 1-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Renato Dall'Ara, Jumat (28/2) dini hari WIB.
Bologna vs Lazio di perempat final Coppa Italia berakhir 1-1, Lazio menang adu penalti 4-1 dan melaju ke semifinal menghadapi Atalanta.
Ivan Provedel layak dinobatkan sebagai Man of the Match berkat rentetan penyelamatan krusialnya sepanjang laga dan aksinya menepis penalti pertama lawan yang meruntuhkan moral tuan rumah.
Preview lengkap Bologna vs Lazio di perempat final Coppa Italia 2026. Analisis kekuatan, prediksi pemain, dan rekor pertemuan di Renato Dall'Ara.
Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Como berhasil menembus semifinal Coppa Italia.
Simak prediksi skor Napoli vs Como di perempat final Coppa Italia 2026. H2H, susunan pemain tanpa McTominay, dan link live streaming
Preview Napoli vs Como perempat final Coppa Italia 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Conte vs Fabregas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved